Kondom Mulai Diburu di Penghujung Pergantian Tahun

Bontang. Selain penjualan jagung manis yang tengah meningkat lantaran banyak diburu masyarakat, alat kontrasepsi berupa kondom rupanya juga tengah dibutuhkan masyarakat jelang pergantian tahun baru.

Susanto pemilik Apotik Mario yang berada dijalan juanda sekitar pasar rawa indah ini mengungkapkan, kondom yang disediakan di tempatnya dalam sepekan menjelang tahun baru ini nampaknya tengah dibutuhkan masyarakat.

Dikatakannya, jika dibandingkan hari biasanya kebutuhan akan alat kontrasepsi jelang pergantian tahun baru ini lumayan meningkat.

“Jika dihari biasa, dalam 1 hari apotik kami bisa dikunjungi 10 hingga 15 orang yang membutuhkan alat kontrasepsi Kondom, kini menjelang pergantian tahun baru, bisa mencapai 20 hingga 30 orang,” ungkapnya.

Meski begitu, dirinya tidak sembarangan untuk memperjual belikan alat kontrasepsi tersebut, pihaknya juga memilih dan memilah sekira pembelinya sudah cukup dewasa.

Menurutnya kebanyakan pembeli mengaku sudah berkeluarga, namun begitu dirinya tak menampik jika pembelinya juga berasal dari kalangan anak muda dengan alasan kebutuhan orang tuanya.

“Selain alat kontrasepsi, beberapa alat kebutuhan protokol kesehatan COVID-19 juga terbilang laris dicari masyarakat, seperti hand senitiser, masker dan vitamin,” tambahnya.

Sementara itu Aisyah pemilik toko obat di daerah Berbas Tengah, mengaku setiap menjelang malam tahun baru berpengaruh dengan penjualan kondom. Alat kontrasepsi tersebut mengalami kenaikan penjualan meski tidak signifikan.

“Jika dihari biasanya hampir tidak ada yang mencari, sekarang menjelang tahun baru ada beberapa orang yang mencari,” terangnya.

Aisyah juga memperkirakan jika dimalam tahun baru akan banyak orang yang membutuhkan, terlebih tokonya memang sudah memiliki pelanggan tersendiri seperti pada tahun-tahun sebelumnya.

Laporan: Aris