Metode PJJ Lewat Televisi, Wali Kota Bontang Launching Simpel Jago

Bontang. Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) serta PT Khatulistiwa Media yang memiliki saluran penyiaran Publik Khatulistiwa Televisi (PKTV) melauncing Sistem Pembelajaran Juara Aktif Global Optimis (Simpel Jago).

Program tersebut diperuntukkan untuk Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi siswa-siswi Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan beberapa metode yakni pemberian paket data, pembelajaran melalui televisi, dan pemberian Lembar Kerja Siswa (LKS) gratis.

Launching program Simpel Jago tersebut turut dihadiri para guru dan kepala sekolah SD dan SMP baik negeri maupun swasta yang ada di Bontang pada Kamis (30/7/2020) di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota.

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni (FOTO: Yahya/PKTV)

Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan launching program tersebut merupakan salah satu inovasi dari metode PJJ dalam hal pembelajaran, yaitu melalui media televisi, juga dibarengi dengan melaunching 4 aplikasi yang dibutuhkan saat pandemi COVID-19 saat ini.

“Inovasi harus dilakukan dan sangat dibutuhkan pada situasi seperti ini, agar dalam perkembangannya kita semua bisa ke arah yang lebih baik,” ungkapnya.

Selain itu, neni juga menyebut PJJ juga mengubah semua kebiasaan yang ada, dimana orang tua juga dituntut dalam mengajarkan anak serta dengan sendirinya akan dievaluasi untuk melihat apakah pembelajaran dapat maksimal kedepannya.

Kepala Disdikbud Kota Bontang Akhmad Suharto (FOTO: Yahya/PKTV)

Hal lain disampaikan Kepala Disdikbud Kota Bontang Akhmad Suharto, dia mengatakan bahwa untuk menunjang PJJ, para guru melakukan pelatihan pembelajaran daring dan luring sebagai bentuk inovasi dalam pembelajaran PJJ tersebut.

“Dimana masing–masing sekolah mempunyai inovasinya sendiri dalam membuat pembelajaran,” katanya.

Direktur PKTV Teguh Suharjono (FOTO: Yahya/PKTV)

Sementara itu, Direktur PKTV Teguh Suharjono, mengungkapkan bahwa saluran televisi menjadi alternatif solusi dalam menampung keluhan permasalah yang dikeluhkan, dimana media televisi memiliki kelebihan yakni mudah dilihat, dapat diawasi dan membuat hal – hal dapat dengan mudah dilakukan.

“Melalui media televisi akan lebih memudahkan menjelaskan pembelajaran melalui video – video dan tampilan visual serta memberikan kesempatan kepada guru yang memiliki produk pembelajaran yang dapat ditayangkan di media televisi,” terangya.

Laporan: Yahya