Uncategorized  

8.000 Sambungan Jargas Segera Dioperasikan

Bontang. Pengoperasian 8.000 jaringan gas di Bontang untuk bantuan pemasangan tahun 2017, dipastikan akan segera dilakukan dalam waktu dekat.

Pasalnya, dalam dua minggu kedepan aktivasi meteran jargas akan mulai dilakukan oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yakni PT Bontang Migas dan Energi, sebagai tanda bahwa proses pengoperasian sudah mulai dilakukan.

Hal itu diungkapkan oleh Manager Stakeholder Relation PT Pertagas Niaga, Ratna Dumila, saat memberikan sosialisasi pemanfaatan jaringan gas kota, di Aula Kantor Kecamatan Bontang Utara senin malam (14/1/2019).

Menurut Ratna, usai proses aktivasi meteran maka proses selanjutnya yakni pendaftaran atau registrasi untuk menggunakan jargas yang dapat dilakukan di kantor PT Bontang Migas dan Energi (BME). Setelah seluruh tahapan tersebut selesai maka tahapan selanjutnya yakni proses konversi.

“Pada tahapan konversi, petugas dari Bontang Migas dan Energi akan keliling ke rumah pelanggan yang terlebih dahulu sudah melakukan registrasi. Proses konversi adalah penyambungan pipa ke kompor pelanggan,” terang Ratna.

Terdapat beberapa ketentuan yang harus dipenuhi oleh calon pelanggan jika ingin berlangganan jargas, diantaranya yakni biaya registrasi sebesar Rp 100.000 yang pembayarannya dilakukan di Kantor BME, lalu biaya konversi kompor sebesar Rp 35.000.

Untuk harga jaringan gas di Bontang, terbagi menjadi dua kategori, yakni untuk rumah tangga 1 dan pelanggan kecil 1 sebesar 4.200/M3, sedangkan untuk kategori rumah tangga 2 dan pelanggan kecil 2 sebesar 6.000/M3. Untuk harga voucher jargas, sebesar Rp 20.000 untuk kurang lebih 4,76 M3, Rp. 50.000 untuk kurang lebih 11,9 M3, Rp 100.000 untuk kurang lebih 23,80 M3, dan Rp 500.000 untuk kurang lebih 119,04 M3.

Sementara itu, Kota Bontang juga diklaim menjadi kota dengan sambungan jaringan gas tertinggi di Kalimantan Timur.

Dikatakan Ratna, Bontang pada dasarnya telah memperoleh bantuan pemanfaatan jargas selama 4 tahun, dimulai pada 2011 lalu dengan jumlah 3.960 sambungan rumah, disusul 2014 sebanyak 1.448 sambungan rumah, Tahun 2017 berjumlah 8.000 sambungan rumah, dan terbaru pada 2018 kemarin memperoleh bantuan pembangunan jargas sebanyak 5.005 sambungan rumah dari Kementerian ESDM. Sehingga jika dikalkulasikan secara keseluruhan maka jumlah sambungan jargas di Bontang telah mencapai angka  18.413 sambungan rumah.

“Angka ini dipastikan dapat terus bertambah jika pemakaian jaringan gas di Bontang menunjukkan presentase yang baik dan tinggi, pungkasnya. (*)

 

 

Laporan : Faisal