Uncategorized  

Pupuk Kaltim Mengajar Sambangi SMAN 3 Bontang

Bontang. Rangkaian dari kegiatan BUMN Hadir Untuk Negeri, Pupuk Kaltim menggelar kegiatan PKT Mengajar, dengan menurunkan langsung pejabat perusahaan ke sekolah yang dituju. Diawali di SMA Negeri 3 Bontang, dihadiri General Manager Umum Nur Sahid, yang mengajar ratusan anak didik. Jumat pagi , 31 Agustus 2018.

Dikatakan Nur Sahid, pasang surut gelombang perubahan dunia menjadi tantangan bangsa ke depan untuk terus memajukan peradaban bangsa, sekaligus tetap melestarikan kekayaan alam maupun keragaman yang dimiliki. Pupuk Kaltim sebagai anak perusahaan BUMN berkewajiban ikut menjadi bagian dari upaya mencerdaskan kehidupan bangsa, hal ini sejalan dengan misi perusahaan yaitu memberi manfaat optimum bagi pemegang saham, karyawan, masyarakat, serta peduli pada lingkungan.

“Program ini sebagai kontribusi Pupuk Kaltim terhadap kecerdasan kehidupan bangsa, selain juga menjadi bagian dalam membangun pemahaman para pemangku kepentingan mengenai peran Pupuk Kaltim dalam mencerdaskan kehidupan bangsa, melalui pendidikan kepada generasi muda Kota Bontang,” papar Nur Sahid.

Senada Manager CSR Pupuk Kaltim Dwi Pudyasmoro, menyebut kegitan ini memiliki tujuan agar para siswa lebih mengenal keberadaan perusahaan, serta beberapa profesi yang ada didalamnya. Sehingga saat memasuki perguruan tinggi, para siswa dapat menentukan pilihan tentang jurusan apa yang akan dipilih sesuai cita-cita mereka.

Sementara Kepala Sma Negeri 3 Wahyudin, menyambut baik program Pupuk Kaltim mengajar ini, karena dinilai penting guna memberikan wawasan tambahan kepada anak didik.

Selain menjelaskan sekilas profil Pupuk Kaltim beserta program CSR, Nur Sahid juga menyampaikan tentang berbagai profesi dan keahlian yang ada di perusahaan. Serta kisah perjalanan hidup mulai menempuh pendidikan di bangku sekolah dasar, hingga memegang jabatan GM Umum saat ini.

Pada kesempatan itu, Pupuk Kaltim juga memberikan bantuan sarana sekolah senilai Rp 17,700,000,- berupa satu unit computer, 2 unit printer, satu unit LCD proyektor, dan satu unit AC berukuran 2 PK. (*)

 

Laporan: Mansur