Baznas Bontang Himpun Zakat Rp8 Miliar, Perkuat Program Bontang Berzakat di Bulan Ramadan

Bontang. Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bontang menggelar kegiatan Bontang Berzakat di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Rabu (11/3/2026) pagi. Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat kesadaran masyarakat dalam menunaikan zakat sekaligus mendorong optimalisasi pengumpulan dan penyaluran zakat bagi masyarakat yang membutuhkan.

Kegiatan Bontang Berzakat ditandai dengan pembayaran zakat oleh Wali Kota Bontang yang diterima langsung oleh petugas amil zakat.

Ketua Baznas Bontang, Kuba Siga, menyampaikan bahwa pihaknya terus berkomitmen menjaga konsistensi dalam menghimpun serta mengelola zakat secara profesional dan transparan. Pada tahun ini, Baznas berhasil menghimpun zakat mencapai Rp8 miliar.

“Baznas konsisten dalam pengumpulan dan pengelolaan zakat. Pengumpulan zakat tahun ini Rp8 miliar, dan khusus pada bulan Ramadan akan disalurkan sekitar Rp2 miliar, baik dalam bentuk santunan maupun paket Ramadan,” ujarnya.

Menurutnya, dana zakat tersebut akan disalurkan kepada masyarakat yang berhak menerima, termasuk dalam berbagai program sosial selama bulan suci Ramadan. Penyaluran ini diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat, khususnya kelompok yang masuk dalam kategori delapan asnaf penerima zakat.

Kuba Siga juga berharap kesadaran masyarakat, terutama aparatur sipil negara (ASN), untuk menunaikan zakat melalui Baznas terus meningkat. Dengan begitu, potensi zakat di Kota Bontang dapat dimaksimalkan untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.

Selain pengumpulan zakat, Baznas Bontang juga menyalurkan berbagai bantuan sosial dalam kegiatan tersebut. Di antaranya penyerahan paket Ramadan kepada para mualaf dari Yayasan Nur Hidayah, lansia di setiap kelurahan, petugas cleaning service di lingkungan Sekretariat Daerah, satpam, serta tenaga P3K paruh waktu.

Kegiatan Bontang Berzakat juga dirangkai dengan penyerahan Zakat Award kepada sejumlah instansi yang dinilai aktif menunaikan zakat, yakni RSUD Taman Husada, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, serta Sekretariat Daerah. Sementara Infak Award diberikan kepada SDN 009 Bontang Selatan.

Pada kesempatan yang sama, turut diserahkan santunan Jaminan Kematian (JKM) dari BPJS Ketenagakerjaan kepada ahli waris pekerja rentan, yakni Yoyok Agus Susanto, Abd Rahman Said, dan Iwan Wahyudi, masing-masing senilai Rp42 juta.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Komite I DPD RI Andi Sofyan Hasdam, jajaran Forkopimda, unsur DPRD, kepala OPD, instansi vertikal, camat dan lurah, perwakilan perusahaan dan rumah sakit, serta kalangan pengusaha di Kota Bontang.