Bontang. Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bontang, Bonnie Sukardi, menghadiri pembukaan kegiatan pelatihan dan sertifikasi bagi teknisi scaffolding yang digelar di SMK Nusantara pada Senin (22/6/2026). Dalam kesempatan tersebut, legislator Bontang ini menegaskan pentingnya peningkatan kapasitas tenaga kerja lokal agar mampu bersaing di tengah ketatnya industri global.
Pelatihan intensif yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 22 hingga 29 Juni 2026 ini merupakan program yang sangat kompetitif. Dari total 248 calon peserta yang terjaring melalui tes seleksi oleh Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Bontang, hanya 29 peserta terbaik yang berhasil lolos untuk mengikuti sertifikasi khusus ini.
Menanggapi hal tersebut, Bonnie Sukardi menyampaikan apresiasi tinggi sekaligus menitipkan harapan besar bagi masa depan sektor ketenagakerjaan di Kota Taman. Menurutnya, agenda ini menjadi langkah konkret yang sangat krusial dalam menjawab tantangan kebutuhan pasar kerja modern.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan daya saing pekerja lokal Bontang agar memiliki keahlian dan sertifikat khusus yang dibutuhkan industri saat ini dan di masa mendatang,” ujarnya.
Bonnie menambahkan, arah pembangunan Kota Bontang sejak awal sudah sangat jelas, yakni memposisikan diri sebagai kota industri dan jasa. Keberadaan berbagai perusahaan berskala internasional di Bontang harus diimbangi dengan kesiapan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni dari masyarakat setempat.
“Kita memiliki industri dan perusahaan-perusahaan kelas dunia. Harapannya, penduduk kota tidak hanya sebagai penonton di daerah sendiri, tapi harus punya kemampuan untuk mengimbangi kebutuhan-kebutuhan industri tersebut,” tegasnya.
Melalui pelatihan ketat seperti ini, Bonnie berharap Kota Bontang ke depan tidak lagi sekadar menjadi lokasi investasi, melainkan tumbuh menjadi pusat ekosistem tenaga kerja yang mandiri.
“Sehingga, Kota Bontang juga mampu berdiri sebagai penyuplai tenaga kerja yang handal dan berkompeten di bidang industri,” pungkasnya.




