Bontang. Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menekankan pentingnya penguatan ketahanan keluarga dan keterlibatan aktif sosok ayah dalam pengasuhan anak sebagai fondasi utama untuk mencetak generasi muda yang berkualitas dan berkarakter. Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, saat membuka Talk Show Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di Pendopo Rumah Jabatan Wali Kota Bontang, Jumat (3/7/2026) pagi. Acara ini diselenggarakan oleh DP3AKB Kota Bontang berkolaborasi dengan Forum GenRe Indonesia Kota Bontang.
“Peringatan Harganas tidak boleh hanya menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan momentum memperkuat peran keluarga sebagai lingkungan pertama tempat anak belajar tentang kasih sayang, tanggung jawab, akhlak, dan nilai-nilai kehidupan,” ujarnya.
Dalam sambutannya, Wali Kota menyoroti fenomena fatherless, yaitu kondisi ketika ayah hadir secara fisik namun kurang terlibat secara emosional. Ia mengingatkan bahwa kurangnya perhatian dalam keluarga dapat meningkatkan risiko persoalan sosial, seperti kenakalan remaja, narkoba, kekerasan, hingga pernikahan usia anak. Untuk itu, Pemkot Bontang mengajak masyarakat mengoptimalkan penerapan delapan fungsi keluarga.
Pemkot Bontang juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung program pembangunan keluarga, perlindungan perempuan dan anak, percepatan penurunan stunting, serta peningkatan kualitas remaja melalui sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan.
Kegiatan yang diikuti oleh para duta remaja, anggota PIK-R, dan organisasi kepemudaan se-Kota Bontang ini turut dihadiri oleh Kepala DP3AKB Bachtiar Mabe dan Ketua Komite I DPD RI Andi Sofyan Hasdam yang memberikan pembekalan singkat kepada peserta.
Melalui edukasi ini, Pemkot Bontang berharap para duta remaja dapat menjadi pelopor perubahan dalam merencanakan masa depan yang matang dan menjauhi perilaku berisiko demi mewujudkan generasi yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045.



