Bontang. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bontang menerima kunjungan kerja dan koordinasi dari Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) pada Rabu (5/8/2026). Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Bapenda Kota Bontang ini berfokus pada diskusi komprehensif terkait strategi optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Rombongan wakil rakyat asal Kutai Kartanegara tersebut diterima secara langsung oleh Kepala Bapenda Kota Bontang, Natalia Trisnawati. Dalam penyambutannya, Natalia didampingi oleh Sekretaris Bapenda Kota Bontang, Syariful Rachman, beserta jajaran tim teknis pengelolaan pendapatan daerah. Agenda kunjungan ini menjadi wadah pertukaran informasi mengenai pengelolaan pajak daerah, retribusi daerah, hingga penguatan pelayanan berbasis digital.
Pertemuan lintas daerah ini berjalan dalam suasana hangat dan konstruktif. Kedua belah pihak saling memaparkan inovasi pelayanan, langkah-langkah efisiensi penarikan pajak, hingga berbagai tantangan teknis yang dihadapi dalam meningkatkan kepatuhan wajib pajak di wilayah masing-masing.
Kepala Bapenda Kota Bontang, Natalia Trisnawati, menegaskan pentingnya kolaborasi antarwilayah untuk memperkuat fondasi keuangan daerah melalui pengelolaan pajak yang transparan dan adaptif terhadap perkembangan teknologi.
“Kunjungan koordinasi dan sharing ini merupakan langkah strategis untuk saling memperkuat sinergi antardaerah. Melalui diskusi ini, kita dapat membagikan praktik-praktik terbaik dalam pengelolaan pajak dan retribusi daerah, khususnya terkait percepatan digitalisasi pelayanan demi mengoptimalkan penerimaan PAD Kota Bontang,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa inovasi pelayanan yang modern dan berorientasi pada kemudahan wajib pajak menjadi kunci utama dalam mendorong kesadaran masyarakat. Melalui sistem yang semakin transparan dan akuntabel, penerimaan sektor pajak daerah diproyeksikan dapat terus meningkat secara berkelanjutan.
Melalui forum koordinasi ini, Bapenda Kota Bontang berharap jejaring kerja sama dengan DPRD Kabupaten Kutai Kartanegara dapat semakin erat. Implemetasi dari hasil pertukaran ide dan strategi ini diharapkan mampu menghadirkan pelayanan publik yang jauh lebih maksimal, efisien, serta memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat di kedua daerah.



