Uncategorized  

Peduli Pendidikan, PT KNI Gelar Implementasi Kurikulum 2013 Bagi 50 Guru PAUD

Bontang. PT Kaltim Nitrate Indonesia (KNI) kembali menunjukkan perhatian dalam bidang pendidikan, dengan menggelar pelatihan implementasi kurikulum 2013, bagi 50 guru Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) se-Kota Bontang. Kamis, 10 Agustus 2017.

Kegiatan ini berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kelurahan Guntung, dan dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Bontang, Akhmad Suharto.

Diungkapkan Manager Operasional KNI Indra Prastya, kegiatan ini digelar sebagai wujud kepedulian perusahaan terhadap pendidikan di daerah, melalui peningkatan wawasan dan kompetensi guru PAUD. Agar kedepan mampu membimbing anak usia dini dengan lebih maksimal.

Selain itu, kegiatan ini pun sebagai wujud konsistensi perusahaan dalam mendukung program Smart City pemerintah Kota Bontang yang diusung Walikota Neni Moerniaeni dan Wakil Walikota Basri Rase.

“Ini merupakan CSR KNI dalam membantu pemerintah mewujudkan program Smart City. Melalui pelatihan penerapan kurikulum 2013 bagi para bunda PAUD,” ujar indra Prastya.

Ia berharap, kegiatan ini mampu mempu memberikan kontribusi positif terhadap perbaikan kualitas pendidikan di Bontang. Dimulai dari PAUD sebagai jenjang pendidikan terendah, yang dinilai tepat memperbaiki kualitas pendidikan generasi bangsa.

“Profesi guru merupakan profesi mulia dan sulit. Utamanya pendidik PAUD, karena memiliki tingkat kesulitan beberapa kali lipat dari jenjang pendidikan lain. Makanya melalui pelatihan ini kami ingin menyelaraskan antara belajar, tumbuh dan bermain jadi kesatuan dalam dunia PAUD,” tambahnya.

Sementara Kepala Disdikud Akhmad Suharto, begitu mengapresiasi kegiatan KNI kali ini. Menurutnya, selain sejalan dengan gagasan Smart City Pemerintah Kota Bontang, jenjang PAUD bagi anak usia 0 hingga 6 tahun, merupakan pondasi pendidikan yang harus diperkuat dengan karakter positif.

“Makanya pendidikan yang diberikan, sebaiknya mampu menopang kreatifitas dan etika anak,” ucapnya.

Selain itu, pelatihan ini juga sebagai upaya memberikan pendidikan dan pengetahuan tambahan bagi tenaga pendidik PAUD, mengingat saat ini ada sekitar 20 hingga 50 persen struktur guru PAUD yang belum sejalur. Sebab masih ada guru dengan lulusan SMA bahkan dibawahnya.

“Melalui kegiatan ini kami harap kemampuan guru PAUD dalam mendidik anak sejak dini bisa lebih dimaksimalkan,” harapnya.

Tampak hadir dalam kegiatan tersebut, Lurah Guntung Ida Idris Marsono, Ketua Himpunan Pendidik dan Tenaga Pendidikan (Himpaudi) Bontang Nurdaniati, dan Ketua PKPU Bontang Rahmat Haryono.

Pelatihan implementasi kurikulum 2013 bagi guru PAUD ini dipandu langsung Ketua Himpaudi Bontang Nurdaniati yang bertindak selaku narasumber (*)

 

Laporan: Faisal