Bontang. Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris resmi membuka Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan (Pusdiklat) Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Bontang Tahun 2026 di Stadion Besai Berinta, Jumat (17/7/2026). Sebanyak 45 calon Paskibraka mengikuti pelatihan yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Bontang sebagai persiapan menghadapi upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.
Pembukaan Pusdiklat ditandai dengan penyematan topi dan tanda peserta secara simbolis oleh Agus Haris kepada dua perwakilan calon Paskibraka. Dalam sambutannya, ia mengucapkan selamat kepada seluruh peserta yang telah lolos melalui proses seleksi yang objektif dan kompetitif.
“Selamat kepada seluruh peserta yang telah terpilih. Kalian adalah putra-putri terbaik Kota Bontang. Menjadi Paskibraka bukan sekadar kebanggaan, tetapi juga amanah yang harus dijalankan dengan disiplin, tanggung jawab, dan integritas,” ujar Agus Haris.
Menurutnya, tugas mengibarkan Sang Merah Putih bukan sekadar rangkaian seremonial, melainkan bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan sekaligus wujud komitmen generasi muda dalam menjaga persatuan bangsa. Ia juga meminta peserta memanfaatkan masa Pusdiklat sebagai proses pembentukan karakter melalui disiplin, kerja sama, tanggung jawab, dan ketekunan.
“Manfaatkan kesempatan ini untuk menempa diri. Jadikan setiap latihan sebagai proses membangun karakter, jiwa kepemimpinan, serta semangat pengabdian kepada bangsa dan daerah,” pesannya.
Sementara itu, Kepala Kesbangpol Kota Bontang Deddy Haryanto menjelaskan, 45 calon Paskibraka yang mengikuti Pusdiklat merupakan hasil seleksi ketat yang telah dimulai sejak Februari 2026. Seleksi dilakukan secara bertahap dengan melibatkan unsur TNI, Polri, Dinas Kesehatan, serta berbagai pihak terkait, sedangkan proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui sistem Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP).
“Dari proses seleksi tersebut ditetapkan 45 calon Paskibraka Kota Bontang. Selain itu, tiga peserta berhasil mewakili Bontang di tingkat Provinsi Kalimantan Timur dan satu peserta putra terpilih sebagai calon Paskibraka tingkat nasional. Ini menjadi kebanggaan karena Bontang kembali mengirimkan wakil ke tingkat nasional selama dua tahun berturut-turut, yakni 2025 dan 2026,” kata Deddy.
Ia menambahkan, selama kurang lebih 45 hari para peserta akan menjalani pelatihan yang dipandu oleh instruktur dari TNI dan Polri. Selain latihan baris-berbaris, peserta juga akan mendapatkan pembinaan wawasan kebangsaan, penguatan ideologi Pancasila, pendidikan karakter, kepemimpinan, disiplin, dan nilai-nilai nasionalisme sebagai bekal saat menjalankan tugas.
