Bontang. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bontang menegaskan komitmennya dalam mengawal penyelarasan arah kebijakan pembangunan serta penganggaran daerah. Langkah ini ditunjukkan melalui partisipasi aktif dalam pembahasan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum APBD (P-KUA) dan Rancangan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (P-PPAS) Tahun Anggaran 2026 yang digelar pada Minggu (9/8/2026).
Kegiatan strategis yang mempertemukan unsur eksekutif dan legislatif tersebut dihadiri langsung oleh Kepala Bapenda Kota Bontang, Natalia Trisnawati, serta Ketua DPRD Kota Bontang, Andi Faizal Sofyan Hasdam, beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemerintah Kota Bontang.
Dalam pembahasan tersebut, Bapenda Kota Bontang berfokus pada pemetaan dan optimalisasi potensi pendapatan daerah agar selaras dengan perubahan target penganggaran. Penyelarasan P-KUA dan P-PPAS ini menjadi tahapan krusial untuk memastikan seluruh program prioritas yang dirancang Pemkot Bontang memiliki dukungan pendanaan yang realistis dan terukur.
Kepala Bapenda Kota Bontang, Natalia Trisnawati, menyampaikan bahwa sinergi antara Bapenda dan DPRD sangat vital dalam menjamin kelancaran alokasi anggaran belanja daerah. Dimana pembahasan P-KUA dan P-PPAS ini merupakan bagian penting dalam menyelaraskan arah kebijakan pembangunan dan penganggaran daerah.
“Melalui sinergi yang kuat antara legislatif dan eksekutif, kami dari Bapenda ingin memastikan bahwa setiap alokasi program dan kegiatan yang direncanakan benar-benar dapat berjalan secara efektif, tepat sasaran, serta memberikan manfaat optimal bagi seluruh masyarakat Kota Bontang,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa Bapenda akan terus mendorong proses perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 agar tetap berada pada koridor transparansi dan akuntabilitas yang tinggi. Pengawasan serta pengelolaan pendapatan yang tepat dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga keberlanjutan roda pembangunan daerah.
Dengan berjalannya proses pembahasan ini, Bapenda Kota Bontang optimistis seluruh tahapan penyusunan perubahan APBD TA 2026 dapat diselesaikan secara tepat waktu. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu menguatkan fondasi pembangunan demi mewujudkan Kota Bontang yang semakin maju dan sejahtera.



