Bontang. Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Baznas PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) pada Kamis (28/2/2020) kembali melakukan blusukan. Blusukan kali ini adalah mendatangi dan menyerahkan bantuan kepada masyarakat Bontang yang membutuhkan di Kelurahan Guntung, Rumah Sakit Pupuk Kaltim, Kelurahan Gunung Telihan, dan Kelurahan Bontang Kuala.
Blusukan diawali dengan mengunjungi RT 04 Keluarahan Guntung, dimana UPZ memberikan bantuan rombong dan modal usaha kepada Ida Farida yang merupakan janda dengan pekerjaan penyapu jalan. Ida mendapatkan bantuan senilai Rp.3.000.000, dan diterima oleh Annisa yang merupakan anaknya.
Setelah itu rombongan UPZ berkunjung ke ruang ICU Rumah Sakit Pupuk Kaltim, untuk menjenguk sekaligus memberikan bantuan pengobatan kepada Abdul dan Saribulan. Pasangan suami istri lanjut usia tersebut beberapa waktu lalu mengalami kecelakaan dimana keduanya terkena paparan api sehingga mengalami luka bakar akibat kebocoran gas di rumahnya yang terletak di RT 17 Kelurahan Guntung. Bantuan senilai Rp.5.000.000 untuk mereka diserahkan pihak UPZ kepada Farida yang merupakan putri mereka.
Dari RS Pupuk Kaltim, rombongan UPZ bergeser ke Kelurahan Gunung Telihan, di sana mereka menyerahkan bantuan kepada Misnan Subari yang rumahnya yang beralamat di Jalan Pontianak 3 RT 24, Kelurahan Gunung Telihan, Kecamatan Bontang Barat beberapa waktu lalu hangus dilalap si jago merah. Misnan mendapatkan bantuan senilai Rp.5.000.000 untuk keperluan memperbaiki tempat tinggalnya yang hangus terbakar api.
Selain Misnan, Yusuf yang tinggal di RT 15 Kelurahan Bontang Kuala juga mendapatkan bantuan senilai Rp.5.000.000, di mana Yusuf juga mengalami nasib naas yang sama dengan Misnan, rumah yang ditinggalinya juga mengalami musibah kebakaran beberapa waktu lalu.
Ketua UPZ Pupuk Kaltim Nursahid mengatakan, dengan blusukan ke 4 di tahun 2020 ini, diharapkan dapat membantu meringankan beban mustahik yang mendapatkan bantuan. Dan hal ini merupakan salahsatu kegiatan yang tepat untuk menyalurkan zakat karyawan.
“Blusukan ini merupakan agenda rutin UPZ Pupuk Kaltim yang dilakukan sebanyak 2 kali sebulan. Namun jika ada yang bersifat urgen, blusukan akan langsung dilakukan tampa harus menunggu jadwal yang telah ditentukan,” jelasnya.
Laporan: Mansyur