Uncategorized  

BPJS Kesehatan Bontang Target Kepesertaan 100 Persen Tahun 2019

Bontang. Hingga maret 2017, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Kota Bontang menyatakan telah mencakup 82 persen kepesertaan. Artinya, masih ada sekira 18 persen warga Bontang yang belum masuk dalam kepesertaan jaminan kesehatan ini.

Faktor yang mendasari masih adanya warga Bontang yang belum terdaftar BPJS, salah satunya masyarakat menengah ke atas sebagai pekerja bukan penerima upah, yang biasa menggunakan asuransi komersial.

Diungkapkan Kepala Unit Hukum Komunikasi Publik dan Kepatuhan BPJS cabang utama Samarinda Susan Trisiana, dalam konferensi pers Senin 06 Maret 2017. Cakupan kepesertaan BPJS yang menjadi bagian dari Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) ini, ditarget mencapai 100 persen pada Januari 2019 mendatang.

“Bagi masyarakat yang masih enggan dalam mengikuti program ini, akan menerima konsekuensi tidak akan mendapat pelayanan dan fasilitas kesehatan publik dari Pemerintah,” ungkapnya.

Maka dari itu, dalam upaya pencapaian target tersebut, BPJS Kesehatan berencana menjaring kepesertaan secara maksimal, melalui pelayanan pendaftaran dan pembayaran yang lebih mudah.

Salah satunya melalui program dropbox atau jemput bola yang dalam waktu dekat akan segera dilaunching BPJS.
“Nantinya para peserta tidak perlu datang ke kantor BPJS, tapi hanya mengurus di Kelurahan atau Kecamatan saja,” ujar Kepala layanan Operasional BPJS Kesehatan Bontang, Rio.(*)

 

Laporan: Yuli & Nasrul

Exit mobile version