Bontang. Jaringan kamera pengawas milik Pemerintah Kota Bontang kini semakin luas. Dari sebelumnya hanya 11 titik, Diskominfo Bontang telah mengembangkan jaringan tersebut hingga mencapai 66 titik CCTV yang tersebar di sejumlah kawasan kota.
Perluasan jaringan ini bukan sekadar untuk memantau kondisi jalan dan ruang publik. Rekaman yang dihasilkan kamera juga menjadi bagian dari dukungan pemerintah daerah terhadap keamanan kota, terutama ketika terjadi kecelakaan, tindak kejahatan maupun situasi lain yang membutuhkan bukti visual.
Kepala Bidang Penyelenggaraan E-Government Diskominfo Bontang, Yudi Pancoro, mengatakan dari 66 titik yang telah terpasang, 63 di antaranya saat ini sudah aktif. Sedangkan tiga titik lainnya masih dalam penanganan karena terdapat kendala teknis.
Yudi menjelaskan, pemasangan CCTV di satu lokasi tidak hanya berkaitan dengan pengadaan kamera. Infrastruktur pendukung seperti tiang, jaringan kabel dan kebutuhan peralatan instalasi turut memengaruhi proses serta biaya pembangunan.
Menurutnya, semakin banyak titik yang terhubung membuat pemerintah memiliki jangkauan pemantauan yang lebih luas. Data visual dari kamera juga dapat membantu aparat ketika membutuhkan gambaran mengenai suatu peristiwa yang terjadi di lapangan.
“Manfaatnya banyak, terutama untuk penegakan hukum dan mempermudah investigasi jika ada kejadian,” ujarnya.
Dalam kondisi tertentu, rekaman CCTV juga dapat membantu masyarakat. Misalnya ketika warga membutuhkan informasi mengenai kecelakaan, pencurian atau kejadian lain yang berlangsung di sekitar lokasi yang terpantau kamera.
Namun, warga tidak dapat mengambil rekaman tersebut secara langsung. Permintaan harus disampaikan melalui mekanisme resmi agar setiap penggunaan data memiliki dasar administrasi yang jelas.
Yudi mengatakan masyarakat yang membutuhkan rekaman perlu membuat surat pengaduan atau menyertakan kronologi kejadian. Dokumen tersebut kemudian diketahui dan ditandatangani Ketua RT setempat sebelum diajukan melalui kelurahan atau ke Diskominfo Bontang.
“Kalau kejadiannya memang terjangkau oleh kamera, insyaallah rekamannya ada dan kami terbuka untuk memberikan data tersebut kepada masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Selain digunakan ketika terjadi suatu perkara, jaringan CCTV juga memberikan manfaat dalam pemantauan kondisi kota secara umum. Masyarakat dapat memanfaatkan pantauan yang tersedia untuk mengetahui situasi lalu lintas, kepadatan kendaraan maupun kondisi genangan di sejumlah lokasi.
Pengembangan sistem pemantauan tersebut nantinya juga akan diperkuat dengan Command Center yang tengah disiapkan Diskominfo Bontang. Keberadaan fasilitas ini diharapkan membuat proses pemantauan dan pelayanan permintaan data rekaman dapat dilakukan dengan lebih cepat dan terkoordinasi.
“Formalitas ini penting sebagai bukti tata kelola dan penanganan layanan kami. Saat ini kami juga sedang menyiapkan Command Center, sehingga ke depan ketersediaan dan kecepatan pelayanan rekaman ini bisa makin optimal,” pungkasnya.



