Uncategorized  

Ditengah Pandemi Corona, Penjualan Sepeda Justru Laris Manis

Bontang. Di tengah pandemi COVID-19 (Virus Corona) yang saat ini mengakibatkan ekonomi lesu, dan berbagai usaha mengalami kerugian, ternyata berbanding terbalik dengan bisnis penjualan sepeda. Pasalnya, sejak pandemi Virus Corona muncul, penjualan sepeda justru makin laris manis.

Peningkatan warga yang memilih bersepeda, disinyalir lantaran untuk menghindari penularan Virus Corona, sehingga masyarakat khawatir untuk menggunakan transportasi umum selain itu juga untuk keperluan olah raga untuk menjaga daya tahan tubuh.

Mujiyantoro, pemilik Toko Mujee Bikeshop mengatakan, sejak mewabahnya Virus Corona, penjualan sepeda mengalami peningkatan 100%, sehingga pihaknya bisa meraup keuntungan 3 kali lipat dari  biasanya.

“Untuk jenis sepeda sendiri, sepeda jenis seli atau sepeda lipat yang saat ini banyak diburu pembeli, dengan kisaran harga dari Rp.3.000.000 hingga Rp.15.000.000 per unit,” jelasnya.

Mujiyanto menambahkan, jika sebelumnya dirinya dalam satu bulan maksimal bisa menjual 30 unit sepeda, kini hanya dalam waktu satu minggu, 30 unit sepeda tersebut akan ludes terjual.

Selain untuk menghindari penggunaan transportasi umum, bersepeda juga efektif untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh dan memperkuat kesehatan mental. Namun bersepeda juga harus tetap mengikuti peraturan pemerintah, yakni tetap menjaga jarak dengan pesepeda lain.

Laporan: Ervi | Risma

Exit mobile version