Hasil Penyelidikan Polisi: Isu Bayi Meninggal Diganti Bantal di RS Yabis Bontang Ternyata Rekayasa Pasutri

Bontang. Polres Bontang bergerak cepat mengklarifikasi informasi yang viral di media sosial terkait dugaan seorang bayi meninggal dunia usai dilahirkan di RS Yabis Bontang. Setelah dilakukan penyelidikan mendalam, kepolisian memastikan bahwa kabar tersebut tidak benar alias rekayasa.

Berdasarkan penelusuran fakta dan keterangan para pihak, wanita berinisial AR tidak pernah terdaftar maupun menjalani penanganan medis persalinan di RS Yabis Bontang.

Dari hasil klarifikasi petugas, perbuatan tersebut diakui langsung oleh AR bersama suaminya, DN. Pasangan suami istri ini sengaja merekayasa cerita lantaran AR merasa takut dan tertekan dianggap tidak bisa hamil oleh keluarga maupun mertuanya.

Untuk menyelesaikan persoalan ini, Polres Bontang memfasilitasi pertemuan mediasi yang menghadirkan AR, DN, keluarga besar kedua belah pihak, serta perwakilan manajemen RS Yabis Bontang.

Atas kejadian ini, Polres Bontang mengimbau seluruh masyarakat agar lebih bijak dan cerdas dalam bermedia sosial. Publik diminta untuk selalu memverifikasi kebenaran suatu informasi sebelum menyebarkannya agar tidak menimbulkan kesalahpahaman maupun merugikan pihak-pihak tertentu.

“Saring sebelum sharing,” tegas kepolisian sebagai pengingat bagi masyarakat luas.

Exit mobile version