Jaga Keamanan Obvitnas hingga Literasi Generasi Muda, FKDM Bontang Diminta Jeli Membaca Situasi

Bontang. Forum Kewaspadaan Dini Masyarakat (FKDM) Kota Bontang diminta tidak hanya fokus pada ancaman keamanan fisik, tetapi juga peka terhadap isu sosial dan pendidikan yang berkembang di masyarakat. Hal tersebut ditegaskan Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, saat melantik pengurus FKDM periode 2026–2031 di Pendopo Rujab Wali Kota, Selasa (8/9/2026).
Neni mengingatkan bahwa Bontang memiliki posisi strategis sebagai kota industri gas dan kondensat yang menampung Proyek Strategis Nasional (PSN), seperti PT Pupuk Kaltim dan PT Badak NGL. Oleh karena itu, deteksi dini terhadap potensi ancaman keamanan seperti terorisme dan gangguan ketertiban menjadi prioritas utama.
“Bontang ini sudah ditetapkan secara nasional sebagai kota industri. Kita harus menjaga proyek-proyek strategis ini. Fungsi FKDM sangat luas untuk mendeteksi potensi gangguan sejak dini sebelum terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” tegas Neni.
Namun, selain kewaspadaan fisik dan ancaman terorisme, Neni menekankan bahwa kewaspadaan dini juga mencakup pengamatan terhadap penurunan kualitas sumber daya manusia (SDM), khususnya di bidang pendidikan dan literasi masyarakat.
Neni menceritakan keprihatinannya saat melakukan kunjungan ke salah satu sekolah dasar (SDN 07 Bontang). Ia menemukan masih ada siswa jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang belum lancar berhitung dasar atau perkalian sederhana, yang diduga dipengaruhi oleh penggunaan gadget secara berlebihan.
“Kemampuan numerasi dan literasi kita masih menjadi tantangan. Anggota forum juga harus punya literasi yang baik, harus tahu situasi politik dan sosial. Jika literasi pengurusnya tidak bagus, informasi yang sampai ke masyarakat justru bisa bergeser ke arah negatif,” lanjutnya.
Melalui integrasi fungsi pengawasan keamanan dan kepedulian sosial ini, Pemkot Bontang berharap FKDM mampu berkolaborasi aktif dengan pihak kepolisian, TNI, hingga Badan Intelijen Negara (BIN) daerah untuk menjaga kondusivitas kota secara menyeluruh.
Exit mobile version