Uncategorized  

Jelang PTM Ribuan Guru Belum Divaksin

Bontang. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Bontang mencatat, jumlah guru dan tenaga kependidikan di satuan pendidikan yang telah menerima vaksinasi COVID-19 baru mencapai 1.000 orang, dari total 3.600 guru dan tenaga kependidikan yang ada di Kota Taman.

Artinya, sebanyak 2.600 guru dan tenaga kependidikan lainnya, hingga kini masih belum menerima vaksin covid-19. Padahal, Pembelajaran Tatap Muka (PTM) dijadwalkan akan berlangsung pada Juli mendatang.

Menurut Kepala Bidang Pendidikan Dasar Disdikbud Kota Bontang Saparudin, saat hadir pada kegiatan uji kompetensi wartawan, di Aula Kantor Disporapar, lambatnya serapan vaksinasi di kalangan guru dan tenaga kependidikan, disebabkan oleh terbatasnya stok vaksin.

“Harapannya minggu ini, mudah-mudahan jatah vaksin diberikan untuk SMP. Saya membidangi SD dan SMP, jadi yang saya perjuangkan ya SD dan SMP,” jelasnya.

Lebih lanjut saparudin menjelaskan, selain menyiapkan vaksinasi bagi guru, pihaknya juga gencar menggelar uji coba pelaksanaan pembelajaran tatap muka (ptm), untuk memastikan kesiapan setiap sekolah. Meski demikian, saparudin menegaskan, pelaksanaan ptm tidak diwajibkan, orang tua murid tetap diberi kebebasan untuk memilih metode pembelajaran.

“Bagaimana kalau ada orang tua yang tidak setuju? Kami memberi peluang, boleh di rumah, boleh di ruang khusus. Sesuai dengan edaran kami ke setiap sekolah,” ungkapnya.

Di akhir konferensi persnya, saparudin memastikan, kompetensi seluruh guru dan tenaga kependidikan di kota bontang telah mumpuni, untuk memberikan pembelajaran dengan dua metode sekaligus, yakni secara online dan offline.

Laporan: Sary

 

Exit mobile version