Bontang. Rencana Pemerintah Kota Bontang memberikan bantuan laptop gratis bagi seluruh guru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri, yang rencananya akan terealisasi sebanyak 213 unit pada tahap pertama, mendapat dukungan Komisi 1 DPRD Bontang.
Dijelaskan Ketua Komisi 1 Agus Haris, pembagian laptop gratis kepada guru sangat layak dilakukan, sebagai upaya pemerintah dalam mendukung peningkatan kompetensi guru negeri di Kota Bontang.
Menurutnya, dengan bantuan tersebut, para guru dapat memperoleh pengetahuan baru, dengan segala informasi yang dapat diakses melalui laptop yang terkoneksi dengan jaringan internet. Selain juga membantu guru lebih bersemangat dlaam memberikan materi pembelajaran siswa, karena ditunjang fasilitas mumpuni dengan adanya laptop tersebut.
“Dari hal tersebut, kami harap bisa membantu pencapaian indeks pembangunan manusia (IPM) di Kota Bontang,” katanya.
Disamping itu, pembagian laptop gratis bagi guru SMP ini juga diharap dapat menunjang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), agar seluruh SMP Negeri dapat melaksanakan ujian menggunakan fasilitas bantuan tersebut mulai tahun depan.
“Jadi laptop bisa juga digunakan siswa untuk pelaksanaan UNBK, apalagi saat ini masih banyak sekolah yang belum memiliki fasilitas unbk yang mumpuni,” tambah Agus Haris.
Pemberian laptop bagi untuk guru ini sifatnya hak pakai dan bukan hak milik. Sehingga saat guru bersangkutan pindah atau pensiun, laptop wajib dikembalikan ke sekolah. Mengingat pengadaan laptop masuk dalam aset Pemkot Bontang melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Rencananya pembagian laptop akan dilaksanakan secara simbolis, saat upacara peringatan Hari Guru Nasional (HGN) pada 25 November 2017.(*)
Laporan: Sary | Aris
