Bontang. Peringatan Hari Santri Nasional di Kota Bontang berlangsung khidmat dengan digelarnya Istighosah Akbar di halaman Polres Bontang, Rabu (21/10/2026). Acara ini diselenggarakan atas kerja sama Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Bontang Utara dengan Kepolisian Resor Bontang.
Kegiatan tersebut dihadiri oleh jajaran pengurus dan anggota MWCNU Kota Bontang, Kapolres Bontang, AKBP Anak Agunh Gede Wibowo Sitepu, serta Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris.
Dalam sambutannya, Kapolres Bontang AKBP Alex Agung Gede Wibowo Sitepu menegaskan pentingnya keterlibatan warga dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Menurutnya, kepolisian tidak dapat berdiri sendiri tanpa kerja sama dari seluruh elemen kota.
“Polisi bersama masyarakat. Polisi tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan, bantuan, serta peran aktif dari seluruh warga Kota Bontang,” ujar Agung.
Senada dengan hal tersebut, Wakil Wali Kota Bontang Agus Haris menyampaikan bahwa kekuatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) terletak pada persatuan antara TNI, Polri, dan masyarakat. Ia menilai silaturahmi antara para santri dan aparat kepolisian merupakan sinyal positif bagi masa depan bangsa.
“Alhamdulillah, kita dapat berkumpul di sini bersama pihak kepolisian. Ini pertanda baik bagi kemajuan Indonesia. Semoga pada 2045 mendatang, anak-anak kita dapat menyambut masa keemasan Indonesia,” ucapnya.
Melalui majelis doa bersama ini, para santri, ulama, dan masyarakat diharapkan dapat terus memperkuat sinergi dengan aparat kepolisian demi mendorong kemajuan serta kondusivitas Kota Bontang.



