Uncategorized  

Pemkot Segera Bangun Sumur di Lapas Bontang

Bontang. Pemerintah Kota Bontang berencana membangun sumur air bawah tanah di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) kelas III A pada tahun ini. Pembangunan sumur dilakukan untuk memenuhi kebutuhan air bersih, sekaligus mengurangi penyakit kulit yang banyak diderita warga binaan.

Disampaikan Wali Kota Neni Moerniaeni sumur deepwell tersebut nantinya diharap dapat membantu mengurangi penyebaran penyakit scabies atau penyakit kulit, mengingat banyaknya warga binaan yang mengidap penyakit tersebut lantaran jumlah mereka yang banyak. Sedangkan air bersih untuk membersihkan diri sangat kurang.

“Dana pembangunan sumur lapas ini akan kami anggarkan di APBD perubahan 2018 ini,” ujar Neni.

Menanggapi rencana tersebut, Kepala Lapas Bontang Heru Yuswanto menyampaikan terima kasih kepada pemerintah kota. Kata dia, beberapa waktu terakhir pihaknya hanya bisa membayar tunggakan PDAM hingga Februari, dan selebihnya masih berutang kepada Pemkot Bontang.

“Maka dengan rencana pembangunan sumur bor, kami berharap dapat mengurangi beban lapas untuk pemenuhan kebutuhan air bersih,” terangnya.

Menurut Heru, air bersih sangat dibutuhkan warga binaan. Terutama bagi mereka yang ingin menjalankan ibadah sholat.

Berdasarkan data, hingga Agustus 2018 jumlah warga binaan mencapai 1.044 orang. Padahal idealnya lapas hanya mampu menampung 300 orang. Sehingga saat ini lapas Bontang pun over kapasitas 300 persen, berasal dari berbagai Kabupaten/Kota di Kalimantan Timur. (*)

 

Laporan: Sary | Faisal

Exit mobile version