Bontang. Sulitnya mencari bahan makanan di habitat, diduga menjadi pemicu kawanan monyet mendatangi pemukiman padat penduduk. Seperti yang terjadi di Perumahan Bukit Sekatup Damai (BSD) tepatnya di RT 30 Jl Gunung Tinombala, Kelurahan Gunung Elai Bontang Utara.
Puluhan monyet terus berdatangan hampir setiap hari, dan membuat sebagian warga merasa khawatir jika terus terjadi dalam waktu yang sangat lama.
Rofiq, salah satu warga setempat mengaku gerombolan monyet sudah ada sejak lama, namun tidak pernah mengganggu. Hanya saja perilaku tersebut berubah sejak dua bulan terakhir, dan mulai meresahkan.
“Sekali muncul bisa 30 sampai 40 monyet, sering mengacak tempat sampah dan masuk rumah warga. Kadang kita bawa bungkusan dirampas tiba-tiba,” kata Rofiq.
Kondisi ini pun mendorong inisiatif warga memasang jebakan, berupa kandang berukuran 3×2,5 meter dengan umpan pisang di dalamnya.
Hasilnya, dalam sehari sekitar 5-6 monyet bisa terperangkap dan langsung dilaporkan warga ke Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkartan) Bontang untuk dievakuasi.
“Kami menduga kawanan monyet ini kelaparan, sehingga nekat masuk pemukiman warga. Ditambah juga saling serang satu sama lain,” ujar Kepala Seksi Pelatihan Dasar dan Teknik Fungsional Disdamkartan Bontang Yoga Saputra, saat mengevakuasi monyet tangkapan warga. Rabu (12/4) siang.
Monyet hasil perangkap warga akan dilepas Disdamkartan di kawasan hutan Bontang Lestari, menyusul evakuasi sebelumnya pasca ditangkap warga di perumahan BSD sekitar satu bulan lalu.(*)
Laporan: Yuli | Laksono