Peringati WCD dan HUT ke-27 Kota Bontang, Aparatur Pemkot dan Masyarakat Bergotong Royong Bersihkan Sungai

filter: 0; fileterIntensity: 0.0; filterMask: 0; captureOrientation: 0; runfunc: 0; algolist: 0; multi-frame: 1; brp_mask:8; brp_del_th:0.0000,0.0000; brp_del_sen:0.0000,0.0000; motionR: 65536; delta:1; bokeh:1; module: photo;hw-remosaic: false;touch: (-1.0, -1.0);sceneMode: 4194304;cct_value: 0;AI_Scene: (-1, -1);aec_lux: 157.62381;aec_lux_index: 0;albedo: ;confidence: ;motionLevel: 65537;weatherinfo: weather?null, icon:null, weatherInfo:100;temperature: 32;zeissColor: bright;

Bontang. Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang menggelar aksi korve atau gotong royong pembersihan sungai secara serentak pada Jumat (16/10/2026). Kegiatan yang melibatkan seluruh Pegawai Negeri Sipil (PNS) serta elemen masyarakat ini dilaksanakan dalam rangka memperingati World Cleanup Day (WCD) sekaligus menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-27 Kota Bontang.

Aksi lingkungan ini merupakan tindak lanjut dari instruksi Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, melalui Surat Edaran Wali Kota Nomor B/600.4.21.1/1659/DLH/2026 guna mendukung Gerakan Nasional Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, dan Indah) serta misi pelestarian lingkungan hidup.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Bontang, Much Cholis Edy Prabowo, menjelaskan bahwa kegiatan pada hari pertama ini dipusatkan di tiga titik lokasi strategis, yaitu Saluran Drainase Jalan KS Tubun (Kelurahan Api-Api & Bontang Kuala), Sungai Jalan Gambas & Jalan Mangga (Kelurahan Satimpo & Gunung Elai), serta pemangkasan pohon dan pembersihan Sungai Jalan Ahmad Yani di samping Wish Bakery (Kelurahan Api-Api).

“Pertimbangan pemilihan lokasi terutama ditekankan pada aspek keamanan bagi para PNS yang turun langsung ke lapangan. Untuk titik di Jalan KS Tubun dan Jalan Mangga, kondisinya dinilai aman dan memungkinkan untuk dikerjakan secara manual oleh aparatur bersama masyarakat,” ujar Cholis Edy Prabowo.

Sementara itu, untuk lokasi ketiga di samping Wish Bakery (Jalan Ahmad Yani), fokus kegiatan adalah penanganan dan pemangkasan pohon-pohon besar. Berbeda dari dua lokasi lainnya, pengerjaan di titik ini tidak melibatkan PNS demi alasan keselamatan.

“Di samping Wish Bakery sungainya cukup dalam dan terindikasi ada keberadaan buaya. Oleh karena itu, pengerjaan di lokasi tersebut diserahkan sepenuhnya kepada petugas berpengalaman dari tim Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) serta tim Dinas Lingkungan Hidup (DLH),” jelasnya.

Ia menambahkan, aksi bersih sungai ini baru merupakan tahap awal dan akan ditinjau evaluasi before-after untuk menentukan target dan jadwal pembersihan berikutnya, termasuk rencana penanganan di wilayah Kelurahan Guntung. Ke depan, pembersihan juga akan dibantu dengan alat berat dari tim Pasukan Bersih (Panbers) PU.

Melalui gerakan gotong royong ini, Pemkot Bontang berharap dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) untuk bersama-sama menjaga kebersihan saluran air dan sungai.

“Kebersihan sungai bukan hanya tanggung jawab petugas sampah, tetapi tanggung jawab kita bersama. Kota Bontang sudah beberapa kali meraih penghargaan Adipura, tentu malu jika sungai kita masih kotor. Dengan sungai yang bersih, lingkungan jadi sehat dan kita semua bisa hidup sehat,” pungkasnya.

 

Exit mobile version