Komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang dalam memperkuat tata kelola keuangan daerah yang transparan serta akuntabel terus direalisasikan secara konsisten. Langkah nyata ini ditunjukkan melalui partisipasi aktif jajaran Pemkot Bontang dalam mengawal evaluasi penerimaan daerah bersama pihak legislatif.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bontang, Natalia Trisnawati, mendampingi langsung tim teknis untuk menghadiri Rapat Kerja (Raker) bersama Komisi B DPRD Kota Bontang pada Kamis (30/7/2026). Pertemuan yang berlangsung di Hotel Grand Raodah tersebut diselenggarakan secara khusus untuk mengupas tuntas Laporan Realisasi Anggaran (LRA) Semester I sekaligus menyusun Prognosis Enam Bulan Berikutnya untuk Tahun Anggaran 2026.
Agenda tahunan ini dinilai sebagai momentum evaluasi kritis terhadap sejauh mana efektivitas program dan penyerapan anggaran yang telah berjalan sepanjang paruh pertama tahun 2026. Forum rapat kerja tersebut juga menjadi ruang diskusi interaktif antara pihak eksekutif dan legislatif demi menyelaraskan persepsi dan melahirkan langkah konkret ke depan.
Kepala Bapenda Kota Bontang, Natalia Trisnawati, menegaskan pentingnya keterbukaan dan koordinasi ini demi menjaga stabilitas serta kemajuan pembangunan daerah.
“Melalui evaluasi berkala dan sinergi yang kuat bersama DPRD, kami optimis strategi pengoptimalan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dapat terwujud secara presisi. Langkah ini sangat menentukan agar seluruh target pembangunan Kota Bontang pada paruh kedua tahun ini dapat tercapai secara efektif, terukur, serta berkelanjutan demi kepentingan masyarakat luas,” ujarnya.
Selain membahas angka capaian kinerja keuangan, forum ini dimanfaatkan untuk merumuskan berbagai terobosan strategis. Penyelarasan langkah antar-pemangku kepentingan menjadi fokus utama agar target penerimaan PAD yang telah ditetapkan dalam APBD 2026 mampu tercapai secara maksimal.
Sinergi yang solid antara Bapenda dan DPRD Kota Bontang ini diharapkan tidak sekadar menjadi formalitas evaluasi anggaran belaka. Lebih dari itu, kolaborasi erat serta hasil evaluasi yang akurat diposisikan sebagai fondasi utama dalam menghadirkan pelayanan publik yang jauh lebih berkualitas, responsif, dan mampu membawa Kota Bontang ke arah pembangunan yang semakin maju.
