Bontang. Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kuala Abadi mewakili kota Bontang pada penilaian Pokdarwis terbaik di tingkat nasional. Tim penilai berasal dari Kementrian Pariwisata yang pada Selasa (27/8/2019) menyambangi Bontang Kuala untuk melakukan penilaian.
Kota Bontang sendiri lolos tes tahap pertama, yaitu tes administrasi yang diikuti oleh 58 Pokdarwis dari 23 provinsi. Selanjutnya 21 nominasi terpilih dari 15 provinsi yang ada di Indonesia, salah satunya Kalimantan Timur (Kaltim). Kaltim sendiri diwakili oleh 2 Pokdarwis, yakni dari Kabupaten Paser dan Kota Bontang.
Wali Kota Bontang Neni Moerniaeni mengucap syukur dan berterimakasih atas kerja keras dari Pokdarwis Kuala Abadi. Dirinya juga menuturkan bahwa pemerintah berkomitmen untuk terus mengembangkan pariwisata di Bontang, pasalnya kota bontang tidak bisa terus menerus bergantung pada 2 perusahaan besar yang ada di dalamnya.
“70% wilayah Bontang merupakan lautan dan harus dimanfaatkan untuk mengembangkan pariwisata maritime,” terangnya.
Sementara itu, Ropi Hermawan yang merupakan Perwakilan Kementrian Pariwisata pada kesempatan tersebut mengatakan bahwa pariwisata dipandang sebagai sektor yang mudah dan murah untuk dikembangkan.
“Jika dikelola dengan baik, pariwisata bisa menjadi sektor yang mampu mensejahterahkan masyarakat,” ungkapnya.
Apresiasi kelompok sadar wisata yang dilakukan oleh Kementrian Pariwisata tersebut, dinilai sangat penting untuk pembinaan sadar wisata terhadap masyarakat agar dapat lebih ditingkatkan.
Penghargaan atau apresiasi terhadap Kelompok Sadar wisata tersebut akan dilakukan pada September 2019, usai tim juri melakukan peninjauan lapangan terhadap Pokdarwis yang lolos tes administrasi.
Laporan: Yuli