Uncategorized  

Tujuh Peserta Lomba Inovasi Pupuk Kaltim Ikuti Tes Wawancara

Bontang. Tim juri lomba inovasi lingkungan Pupuk Kaltim kategori umum, lakukan kunjungan lapangan untuk me-wawancara 7 peserta yang dinyatakan lolos tahap selanjutnya.

Tes wawancara dilakukan untuk mengetahui secara detail makalah lomba yang dikirimkan peserta, sebelum melakukan presentasi di hadapan dewan juri.

Pada tes ini, tim juri Stream B mendatangi satu per satu peserta yang dinyatakan lolos, guna mengetahui inovasi teknologi tepat guna berbasis ramah lingkungan yang diciptakan. Serta sejauh mana penerapannya.

Para peserta diketahui memiliki inovasi yang cukup unik dan beragam, mulai dari pemanfaatan ban bekas untuk pot tanaman jeruk lemon, gerobak lingkar untuk penyadaran pengelolaan lingkungan melalui aksi kerja bersama anak berkebutuhan khusus. Mengurangi pencemaran lingkungan dengan mengelola sampah kantong plastik, pengembangan SDM dalam pembangunan karakter bina cinta lingkungan berbasis masyarakat, melalui duta peduli sampah. Serta tabung kelola sampah (takesa) organik, dan ACILKU atau aplikasi cinta lingkungan hidup.

“Proses penjurian menerapkan metodologi Plant, Do, Check, and Action yang dinilai penting untuk melihat kematangan serta manfaat signifikan terhadap inovasi yang diciptakan peserta,” ujar Ketua Juri Stream B (Kategori Umum) Suwito.

Menurutnya, dari tujuh peserta yang dikunjungi, inovasi yang diciptakan sangat bagus dan bermanfaat bagi keseriusan dan keberlanjutan hidup bersih dan sehat. Dan tidak menutup kemungkinan inovasi peserta yang dinilai bagus dan relevan, bisa diadopsi Pupuk Kaltim untuk diterapkan perusahaan dan lingkungan sekitar.

“Kalau inovasi tersebut sangat baik dan bisa diadopsi, tidak ada salahnya kita terapkan,” tambahnya.

Lomba ini digelar dalam rangka bulan lingkungan hidup Pupuk Kaltim, dibagi menjadi tiga kategori. Diantaranya kategori pelajar, diikuti 11 kelompok atau gugus. Lalu kategori mitra binaan 5 gugus, dan kategori umum 25 peserta.

Para pemenang dari tiap kategori akan diminta melakukan presentasi dihadapan jajaran Direksi Pupuk Kaltim, pada 31 Mei 2018.(*)

 

Laporan: Sary | Faisal