Bontang. Upaya pelestarian pesisir kembali digaungkan melalui kegiatan penanaman mangrove dan aksi bersih lingkungan di Taman Wisata Mangrove Berbas Pantai, Senin (4/5/2026). Kegiatan yang digagas Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang 65 Yonarhanud 7 ini mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Kota Bontang.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, yang membuka langsung kegiatan tersebut, menekankan bahwa aksi penanaman mangrove harus dimaknai sebagai komitmen jangka panjang, bukan sekadar kegiatan simbolis.
Menurutnya, mangrove memiliki peran penting dalam menjaga garis pantai dari kerusakan sekaligus menjadi penopang kehidupan ekosistem laut. Ia mengingatkan bahwa kawasan pesisir Bontang membutuhkan perlindungan serius di tengah tekanan lingkungan yang terus meningkat.
“Menanam itu langkah awal. Yang lebih penting adalah menjaga dan memastikan mangrove ini tumbuh dengan baik,” ungkapnya di hadapan peserta kegiatan.
Selain menanam 50 bibit mangrove, peserta juga melakukan pembersihan kawasan pesisir dari sampah. Aksi ini dinilai sebagai bentuk kepedulian nyata terhadap kondisi lingkungan, sekaligus edukasi bagi masyarakat tentang pentingnya menjaga kebersihan wilayah pantai.
Neni juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga lingkungan. Keterlibatan unsur TNI, organisasi perempuan, pemerintah daerah, hingga perusahaan menjadi contoh bahwa upaya pelestarian tidak bisa dilakukan secara sendiri-sendiri.
Ia berharap kegiatan seperti ini mampu memicu gerakan yang lebih luas di tengah masyarakat. Menurutnya, kesadaran kolektif adalah kunci utama dalam menjaga keberlanjutan lingkungan pesisir.
Momentum peringatan HUT ke-80 Persit turut menjadi refleksi bahwa peran perempuan tidak hanya terbatas pada ranah sosial, tetapi juga berkontribusi dalam isu strategis seperti lingkungan hidup.
Kegiatan ini juga menjadi ruang mempererat hubungan antarinstansi dan warga. Pemerintah Kota Bontang menilai, sinergi yang terbangun dari kegiatan semacam ini perlu terus dijaga agar berdampak lebih luas.
Sebagai lanjutan, agenda penanaman pohon akan kembali digelar besok di Kebun Yonarhanud 7/ABC, disusul penanaman mangrove tahap kedua di Kelurahan Tanjung Limau dengan jumlah yang lebih besar.
