Samarinda. Dinas Kesehatan Kota Samarinda melaksanakan vaksinasi meningitis bagi 1.071 jemaah calon haji asal Kota Samarinda tahun 2026 pada Senin (9/2/2026) sore. Kegiatan ini merupakan salah satu syarat wajib yang ditetapkan oleh Kementerian Haji dan Umrah.
Ribuan jemaah calon haji tampak memadati Puskesmas Baqa, Samarinda Seberang, untuk mengikuti proses vaksinasi. Antrean panjang terlihat sejak pagi hingga sore hari, seiring tingginya antusiasme jemaah dalam memenuhi persyaratan kesehatan sebelum berangkat ke Tanah Suci.
Vaksinasi meningitis ini dilakukan secara serentak sebagai upaya memperkuat daya tahan tubuh jemaah sekaligus mengantisipasi risiko penyakit menular selama menjalankan ibadah haji. Dalam pelaksanaannya, Dinas Kesehatan Kota Samarinda menyiapkan puluhan tenaga medis serta dokter ahli guna memastikan proses vaksinasi berjalan lancar dan aman.
Sebanyak 1.071 jemaah calon haji dijadwalkan mengikuti vaksinasi dalam dua tahap. Tahap pertama dilaksanakan di Puskesmas Baqa dengan jumlah jemaah sekitar 300 orang. Sementara tahap kedua akan berlangsung di Gedung PKK Kota Samarinda sesuai jadwal yang telah ditentukan.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Samarinda, Nata Siswanto, mengatakan vaksinasi meningitis menjadi salah satu penentu kelayakan jemaah calon haji untuk dapat berangkat ke Tanah Suci.
“Vaksinasi ini wajib diikuti oleh seluruh calon jemaah haji. Apabila tidak memenuhi syarat kesehatan sesuai ketentuan yang berlaku, maka keberangkatan jemaah bisa dibatalkan meskipun sudah terdaftar,” ujarnya.
Di sisi lain, salah seorang peserta vaksinasi, Sarbani, warga Loa Bakung Samarinda, mengaku sangat bersyukur dapat mengikuti vaksinasi tersebut setelah menunggu lama untuk berangkat haji.
“Alhamdulillah, saya sudah menunggu sekitar 14 tahun untuk bisa berangkat haji. Vaksinasi ini penting sekali supaya kami sehat dan bisa beribadah dengan lancar di Tanah Suci,” ucapnyai.
Melalui pelaksanaan vaksinasi ini, diharapkan seluruh jemaah calon haji asal Samarinda dapat terjaga kesehatannya selama menjalankan ibadah di Tanah Suci hingga kembali ke Tanah Air.



