Uncategorized  

17.366 Data Warga Terdampak COVID-19 Masih Proses Verifikasi Oleh Dinsos Bontang

Bontang. Data terkait dengan warga terdampak COVID-19 yang akan mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kota (Pemkot) Bontang, saat ini masih dalam  proses verifikasi data dan pengumpulan data, hal ini disebabkan karena masih terdapat beberapa warga yang datanya belum lengkap.

Ditemui di Sekretariat Tim Pengelolaan Data Penanganan Dampak COVID-19, Kepala Seksi (Kasi) Pemberdayaan Ekonomi Masyarakat Dinas Sosial (Dinsos) Bontang Jamaluddin mengatakan, saat ini data dari setiap kelurahan telah masuk ke Dinsos dan saat ini pihaknya telah melakukan proses verifikasi data.

“Dari verifikasi ini, kami akan melakukan pengecekan kelengkapan berkas dan syarat-syarat yang harus dilengkapi, seperti tanda tangan pemohon dan ketua RT, juga kesesuaian isi formulir dengan kartu keluarga yang ada, serta kesesuaian antara kartu keluarga dengan domisili penerima bantuan,” jelasnya.

Jamaluddin menjelaskan bahwa dari data sementara, tercatat ada 17.366 warga yang terdampak COVID-19, dimana 1.355 diantaranya masih belum melengkapi data mereka.

“Nantinya penerima bantuan ini berasal dari warga yang bekerja informal seperti tukang ojek online, pedagang kecil, serta nelayan kecil. Untuk saat ini kami masih dalam proses penerimaan berkas dari pihak kelurahan-kelurahan dan verifikasi data,” terangnya.

Untuk diketahui, bantuan yang akan diterima warga terdampak COVID-19 adalah sebesar Rp.500.000 yang akan dibagikan dalam bentuk uang tunai sebesar Rp.200.000 dan dalam bentuk sembako sejumlah Rp.300.000.

Adapun data perkecamatan yang saat ini masuk dan diverifikasi oleh Dinsos adalah Kecamatan Bontang Utara sebanyak 7.326 warga, Kecamatan Bontang Selatan 7.702 warga, dan Kecamatan Bontang Barat 2.338 Warga. Jumlah tersebut berasal dari 451 RT yang terdampak.

Laporan: Yahya