Bontang. Pemerintah Kota Bontang mencatat capaian positif dalam penurunan angka pengangguran di daerah. Hingga saat ini, angka pengangguran turun dari sekitar 12 persen pada 2017 menjadi sekitar 6,3 persen.
Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, mengatakan capaian tersebut tidak lepas dari berbagai kebijakan ketenagakerjaan yang diterapkan pemerintah daerah. Di antaranya kewajiban perusahaan untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal serta sistem pelaporan rekrutmen melalui aplikasi ketenagakerjaan.
Selain itu, Pemkot Bontang juga memperkuat kerja sama dengan Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) dan Balai Latihan Kerja (BLK) untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di daerah.
“Artinya upaya yang dilakukan selama ini sudah berada di jalur yang benar,” ujar Neni.
Ia menambahkan, pemerintah kota bontang ke depan akan terus mendorong penguatan program pengembangan SDM melalui pelatihan kerja, sertifikasi, dan peningkatan keterampilan tenaga kerja.
Selain fokus pada sektor ketenagakerjaan, sebagian anggaran juga akan diarahkan untuk mendukung program penanganan stunting serta pengentasan kemiskinan.
“Insyaallah tahun depan kita dorong terus, baik untuk penguatan SDM maupun program prioritas lainnya,” pungkasnya.
