480 Anak PAUD Meriahkan Kirab Budaya, Peringati Hardiknas dan Harkitnas di Kota Taman

Bontang, Semarak budaya menghiasi Auditorium 3D Kecamatan Bontang Utara saat sebanyak 480 anak dari berbagai lembaga PAUD tampil dalam Kirab Budaya yang digelar pada Senin (26/5/2025). Anak-anak tampak antusias mengikuti rangkaian acara sambil mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.

Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) dan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ini bertujuan menanamkan nilai-nilai budaya, cinta tanah air, serta kebhinekaan sejak usia dini. Dengan didampingi oleh guru dan orang tua, para peserta tampil memukau dan percaya diri menunjukkan kekayaan budaya Nusantara.

Ketua panitia pelaksana, Gusliana, menjelaskan bahwa kirab budaya ini diikuti oleh perwakilan dari seluruh satuan pendidikan PAUD, baik formal maupun informal, yang ada di wilayah Bontang Utara.

“Jumlah peserta mencapai 480 anak didik PAUD yang dengan penuh semangat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan. Kirab ini dirancang secara khusus untuk membentuk karakter anak-anak yang memiliki rasa kebangsaan, semangat persatuan, empati, serta daya kreativitas dan inovasi,” terangnya.

Gusliana juga menyampaikan harapannya agar anak-anak yang terlibat dalam kegiatan ini dapat tumbuh menjadi generasi penerus yang sehat, cerdas, inovatif, dan berbudi pekerti luhur, serta mampu bersaing di masa depan.

Turut hadir dalam acara tersebut, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, yang menyampaikan apresiasi terhadap semangat para peserta. Ia menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari misi Pemerintah Kota Bontang dalam mewujudkan transformasi sosial menuju sumber daya manusia yang berdaya saing.

“Kirab budaya ini bukan hanya ajang unjuk kreativitas, tetapi juga bentuk nyata pendidikan karakter sejak dini. Inilah wujud dari pembangunan manusia Bontang yang berbudaya dan berkualitas,” ujarnya.

Acara berlangsung meriah dan penuh warna, mencerminkan kekayaan budaya Indonesia sekaligus semangat kebersamaan yang tumbuh sejak usia dini di kalangan generasi penerus bangsa.

 

Writer: Nazar
Exit mobile version