Bontang. Dalam rangka mensukseskan pemilihan serentak tahun 2020, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bontang menggelar Sosialisasi Pemungutan, Penghitungan, dan Rekapitulasi Hasil Penghitungan Suara serta Penggunaan Aplikasi Sistem Informasi Rekapitulasi (Sirekap) dalam Pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bontang tahun 2020. Berlangsung di Auditorium taman 3 dimensi pada Jumat (13/11/2020).
Komisioner KPU Bontang Divisi Teknis Musdalifah Machmud, mengatakan Kegiatan tersebut bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat Bontang terkait pelaksanaan pemungutan, penghitungan, dan rekapitulasi penghitungan suara serta penggunaan aplikasi sirekap dalam pelaksanaan Pilkada Serentak di 9 Desember 2020 mendatang.
“Dalam sosialisasi ini dipaparkan sejumlah teknis maupun tahapan dalam proses pelaksanaan pemungutan suara di tengah pandemi COVID-19, KPU ingin memastikan bahwa sejumlah tahapan pilkada di Kota Bontang terbilang aman, terlebih nantinya KPU Bontang akan menerapkan sejumlah protokol kesehatan yang ketat. Yakni seluruh petugas maupun masyarakat sebelum masuk di TPS akan di cek suhu tubuh, diminta memakai sarung tangan, menggunakan masker serta cuci tangan sebelum dan sesudah pelaksanaan pemungutan suara,” jelasnya.
Dijelaskan pula oleh Musdalifah, untuk masyarakat yang suhu tubuhnya 37,3 derajat celcius akan diberikan bilik khusus dalam melakukan pencoblosan.Selanjutnya dalam sosialisasi tersebut, KPU Bontang juga menjelaskan terkait penerapan aplikasi Sirekap sebagai instrumen rekapitulasi hasil penghitungan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2020, Sirekap merupakan terobosan atau inovasi baru yang di luncurkan oleh KPU RI, dan aplikasi ini wajib di pergunakan oleh KPU kabupaten dan kota diseluruh Indonesia.
Adapun dalam kegiatan sosialisasi ini selain dihadiri KPU dan Bawaslu Bontang juga turut dihadiri oleh unsur forkopimda serta instansi terkait, maupun tim dan LO masing-masing paslon serta perwakilan media.
Laporan: Aris
