Uncategorized  

Dekranasda Kaltim Gelar Pelatihan Kriya Rotan untuk UMKM di Samarinda

Samarinda. Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) memberikan pelatihan kriya berbahan dasar rotan kepada 20 pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) dari 10 kabupaten/kota. Pelatihan ini digelar di Hotel Puri Senyiur dan bertujuan melestarikan warisan budaya sekaligus meningkatkan perekonomian masyarakat.

Penjabat (Pj) Ketua Dekranasda Kaltim, Yulia Zubir Akmal, menyampaikan kebanggaannya terhadap kekayaan alam di Benua Etam, khususnya rotan. Menurutnya, pelatihan ini tidak hanya mengajarkan teknik pengolahan tradisional, tetapi juga mendorong inovasi dan kreasi modern.

“Kerajinan rotan Kalimantan Timur memiliki nilai daya tarik tinggi. Penting untuk mempertahankan kearifan lokal dan menciptakan sentuhan modern agar dapat diterima di pasar internasional,” ujar Yulia.

Ia optimistis, dengan ketersediaan bahan baku rotan yang melimpah dan adanya pangsa pasar, produk rotan dari Kalimantan Timur mampu bersaing di tingkat global.

Kepala Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UMKM (Disperindagkop) Kaltim, Heni Purwaningsih, menyatakan pelatihan ini merupakan bentuk pembinaan terhadap pelaku usaha kriya. Pembinaan dilakukan melalui kolaborasi antara Disperindagkop dan Dinas Pariwisata setempat.

“Dari 100 orang pendaftar, kami memilih 20 peserta untuk mengikuti pelatihan ini. Kami berharap kegiatan ini dapat mendorong keahlian masyarakat dalam menghasilkan produk kerajinan berbasis kearifan lokal,” jelas Heni.

Heni menambahkan, pelatihan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat industri kerajinan di Kalimantan Timur. Ke depannya, ia berharap produk-produk rotan lokal tidak hanya mampu bersaing di pasar nasional tetapi juga internasional.

Dengan pelatihan kriya berbahan dasar rotan ini, Dekranasda Kaltim dan Disperindagkop berkomitmen untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pengembangan UMKM berbasis budaya lokal.