Samarinda. Polresta Samarinda menggelar gerakan pangan murah yang melibatkan ratusan driver ojek online dan taksi online dari berbagai aplikator, mulai Maxim, Grab hingga Gojek. Kegiatan yang berlangsung di kawasan GOR Kadrie Oening, Sempaja ini disambut antusias. Ratusan paket beras ukuran lima kilogram ludes diserbu para driver.
Aksi pangan murah ini tidak hanya ditujukan untuk menjaga stabilitas harga bahan pokok, khususnya beras, tetapi juga menjadi bentuk solidaritas untuk mengenang Affan Kurniawan, salah satu anggota ojol yang meninggal dunia dalam aksi damai di Jakarta beberapa waktu lalu.
Kapolresta Samarinda, Kombes Pol Hendri Umar, menyampaikan bahwa program pangan murah merupakan langkah nyata kepolisian dalam membantu para driver ojek online yang tengah menghadapi kesulitan ekonomi.
“Program pangan murah ini sekaligus wujud empati kami terhadap rekan ojol yang berduka, serta upaya menjaga stabilitas ekonomi di Samarinda. Harapannya, kegiatan ini bisa terus dilaksanakan secara rutin,” ujar Hendri.
Sementara itu, Lutfi, salah satu driver ojek online yang hadir, mengapresiasi kegiatan tersebut.
“Kami sangat terbantu dengan adanya program pangan murah dari Polresta Samarinda ini. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus ada untuk membantu masyarakat kecil,” ungkapnya.
Kegiatan pangan murah ini menjadi salah satu bentuk kepedulian dan dukungan Polri dalam kehidupan sehari-hari masyarakat, sekaligus mempererat hubungan dengan komunitas ojol di Samarinda.



