Tenggarong. Belasan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Unikarta Bergerak menggelar aksi damai di depan Kantor Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kutai Kartanegara. Mereka memprotes proyek pembangunan jalan menuju kandang ayam di Desa Bendang Raya, Kecamatan Tenggarong, yang dinilai tidak memiliki urgensi bagi masyarakat luas.
Dalam orasinya, Koordinator Lapangan Dedi Octavianur menegaskan bahwa proyek tersebut merupakan bentuk dugaan penyalahgunaan kewenangan serta ketimpangan dalam kebijakan pembangunan daerah. Dimana pemerintah seharusnya memprioritaskan pembangunan yang benar-benar menyentuh kepentingan publik.
“Di Bendang Raya masih banyak jalan rusak dan fasilitas umum yang minim penerangan, tapi justru akses menuju kandang ayam dibangun dengan baik. Ini menunjukkan ketidakpekaan pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat. Kami melihat adanya ketidakwajaran dalam pengalokasian anggaran. Ini harus diusut tuntas,” ucapnya.
Dalam aksinya, mahasiswa menyampaikan dua tuntutan utama. Pertama, mereka meminta Kejaksaan Negeri dan Polres Kutai Kartanegara mengusut dugaan penyalahgunaan kewenangan dalam proyek tersebut. Kedua, mereka mendesak Kepala Dinas PU Kukar menindak tegas pejabat yang diduga terlibat dalam pelaksanaannya. Dedi memastikan bahwa aksi ini bukan yang terakhir.
“Jika tidak ada tanggapan dari Dinas PU Kukar, kami akan kembali turun ke jalan,” tegasnya.
Para mahasiswa berharap pemerintah daerah dapat mengevaluasi kembali prioritas pembangunan agar anggaran daerah benar-benar digunakan untuk kepentingan masyarakat.



