Ratusan Remaja Ikuti Bimbingan Pranikah di Kota Bontang

Bontang. Pemerintah Kota Bontang melalui Gerakan Keluarga Sakinah (GKS) bekerja sama dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) menggelar Bimbingan Pranikah Remaja Usia Nikah (BRUN) di Aula MUI Bontang. Kegiatan ini diikuti ratusan peserta yang terdiri dari pelajar, mahasiswa, serta pemuda berusia 19 tahun ke atas yang belum menikah.

Kepala Bidang Fasilitasi dan Pencegahan DP3AKB, Marlina, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menegaskan pentingnya kesiapan generasi muda sebelum memasuki bahtera rumah tangga. Ia juga menyoroti berbagai persoalan rumah tangga yang kerap muncul dan viral di media sosial.

“Membangun keluarga tidak bisa dilakukan dengan kesiapan yang setengah hati. Banyak masalah berawal dari ketidaksiapan, minimnya pemahaman, atau keputusan yang terlalu tergesa-gesa untuk menikah. Karena itu bimbingan ini sangat penting bagi generasi muda,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Gerakan Keluarga Sakinah (GKS) Kota Bontang, Muhammad Amir L, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan wujud komitmen GKS dalam mendukung terciptanya keluarga yang harmonis dan berkualitas. Dimana remaja usia 19 tahun ke atas harus dibekali pemahaman yang matang.

“Pembinaan pranikah harus menjadi perhatian bersama, karena kesiapan mental, emosional, dan spiritual calon pasangan adalah kunci utama membangun rumah tangga yang sakinah. Mereka tidak hanya harus siap secara usia, tetapi juga siap menghadapi dinamika kehidupan keluarga,” tegasnya.

Dalam bimbingan ini, para peserta mendapatkan materi mengenai kesiapan mental, spiritual, dan sosial, kesehatan reproduksi, komunikasi efektif dengan pasangan, serta prinsip-prinsip keluarga sakinah.

Writer: Nazar