Samarinda. Pemerintah Kota Samarinda mengirim lima orang peserta untuk mengikuti pelatihan operator pesawat angkat dan juru ikat beban unit forklift di Jawa Tengah. Program ini merupakan bagian dari kerja sama yang telah berjalan sejak tahun 2022, dengan tujuan meningkatkan keterampilan dan daya saing tenaga kerja lokal.
Pelepasan peserta pelatihan dilakukan secara resmi oleh Pemerintah Kota Samarinda melalui Dinas Tenaga Kerja. Tahun ini, kegiatan pelatihan bekerja sama dengan Migas Cepu Blora, Jawa Tengah. Para peserta yang lolos seleksi akan mengikuti pelatihan intensif selama satu minggu ke depan.
Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Samarinda memastikan, selain mendapatkan pelatihan teknis, para peserta juga akan memperoleh rekomendasi pekerjaan setelah menyelesaikan program tersebut. Langkah ini dilakukan sebagai upaya nyata pemerintah dalam menekan angka pengangguran dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Wakil Wali Kota Samarinda, Saefuddin Zuhri, menuturkan bahwa program pelatihan ini merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam menciptakan tenaga kerja yang berkualitas, kompeten, dan siap bersaing di dunia industri.
“Melalui program ini, kami berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan sebaik mungkin, meningkatkan keterampilan, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan dunia kerja,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kota Samarinda akan terus memberikan dukungan penuh terhadap berbagai program pelatihan dan peningkatan kompetensi tenaga kerja.
Sementara itu, Amir dan Arya, dua dari lima peserta terpilih, mengaku sangat antusias mengikuti pelatihan tersebut. Setelah bersaing dengan sekitar 200 peserta lainnya, keduanya berharap program ini dapat membuka peluang kerja yang lebih luas di masa mendatang.
“Kami sangat bersyukur bisa terpilih. Semoga setelah pelatihan ini, kami bisa langsung mendapatkan pekerjaan,” kata Amir.
Program pelatihan ini diharapkan mampu melahirkan tenaga kerja terampil yang siap diserap oleh industri, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.



