Bontang. Setiap orang memiliki kedudukan, hak, kewajiban, dan kesempatan serta peran yang sama dalam berbagai aspek kehidupan. Meski memiliki kekurangan, tak lantas menjadi tembok penghalang meraih kesuksesan hidup.
Terbukti dari apa yang diraih Rustamsyah, salah satu pegawai negeri sipil (Pns) di Kota Bontang, yang kini bertugas sebagai Staf Ekonomi dan Pembangunan Kecamatan Bontang Barat.
Menyandang disabilitas sejak lahir, tidak membuat Rustamsyah berputus asa. Meski terlahir tidak sempurna, pria kelahiran Balikpapan 13 Juni 1965 ini mampu menjalankan profesinya sebagai Pns dengan sangat baik.
Kondisi kaki yang tidak sempurna, terkadang membuat rustam kesulitan untuk berjalan dan mengangkat beban berat. Namun hal itu tidak menghalanginya untuk mengabdi sebagai pelayan masyarakat.
Sehari-hari ayah empat anak ini menyewa ojek untuk bisa sampai ke tempat kerja, karena tak memungkinkan baginya untuk berkendara sendiri.
“Semua harus disyukuri mbak. Apapun kondisiya tetap harus dijalani, bukan diratapi, ” ujarnya saat ditemui tim liputan pktvbontang.
Ditekankan Rustamsyah, hidup itu adalah berusaha. Ia meyakini tuhan telah mengatur rezeki setiap orang. Sehingga keterbatasan tidak menjadi penghalang untuknya bisa berkarya.
“ Meski secara fisik tidak sempurna, saya tetap bersyukur dapat menjalankan hidup dengan melakukan hal yang bermanfaat. Baik bagi diri sendiri, maupun untuk orang banyak sebagai pelayan publik,” tambahnya.
Dimata rekannya, Rustam dikenal sebagai pegawai dengan semangat tinggi. Rahmatia, Staf Pelayanan Kecamatan Bontang Selatan menuturkan, sejak kenal tahun 1992 lalu, Ia melihat Rustam sebagai sosok yang rajin. Bahkan kerap datang lebih awal dibandingkan pegawai lain.
“ Selain rajin, pak Rustam itu pegawai yang cerdas dan cepat mengerjakan setiap tugas yang diberikan atasan,” ungkapnya.
Rustam dulunya tercatat sebagai honorer di Desa Berbas Pantai pada tahun 2000. Saat status desa berubah menjadi Kelurahan, ia tercatat sebagai staf non pns di Kelurahan Berbas Pantai. Hingga akhirnya tahun 2010, kakek tujuh cucu ini dimutasi ke Kecamatan Bontang Selatan. Berkat kerja kerasnya, ia diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil (Pns) pada tahun 2007 lalu. (*)
Laporan : Yuli & Nasrul
Editor : Maya Ch
