Bontang. Walikota Bontang Neni Moerniaeni mengatakan Pemerintah akan melakukan mutasi jabatan di lingkup Pemerintah Kota Bontang pada minggu depan, sebelum penetapan APBD Bontang tahun 2017 pada 23 Desember 2016. Mutasi terhadap sejumlah pejabat baik dari eselon II hingga eselon IV akan dilakukan secara besar-besaran, berdasarkan hasil saringan panitia seleksi (pansel) lelang jabatan.
Dikatakan Walikota Neni, mutasi ini merupakan tindak lanjut dari Peraturan Pemerintah (PP) nomor 18 tahun 2016, tentang perangkat daerah. Dimana mengharuskan Pemerintah Kota Bontang melakukan peleburan, penghapusan, dan pembentukan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) baru.
“Minggu depan akan kita jadwalkan, yang jelas sebelum paripuna penetapan APBD 2017,” ungkap Neni.
Lebih lanjut, pada mutasi kali ini tidak ada satu pun pejabat Pemkot Bontang yang mengalami Demosi (penurunan jabatan), justru terdapat beberapa pejabat yang akan mendapat promosi, diantaranya tiga jabatan di eselon III dan dua jabatan eselon II.
“Nggak ada demosi, semuanya bersifat promosi,” tambahnya.
Ditegaskan Neni Moerniaeni, pengambilan keputusan mutasi pejabat disesuaikan dengan aturan, dan mengacu pada hasil saringan panitia seleksi. Meski begitu diakuinya jika ia tetap memiliki pertimbangan tersendiri, dalam menentukan siapa yang pantas menduduki jabatan strategis dilingkup Pemkot Bontang.
“Salah satunya, keyakinan terhadap kinerja dan kemampuan pejabat yang akan dimutasi, serta chemistry yang terjalin gua mewujudkan visi misi pemerintah Kota Bontang,” pungkasnya.(*)
Laporan : Sary & Aris
