Bontang. Setelah melaksanakan survei terkait kesehatan budaya di perusahaan pada November 2016 lalu, PT Pupuk Kaltim menggandeng Act Consulting publikasikan hasil survey kepada seluruh karyawan pada Rabu 15 Maret 2017.
Selain untuk mendukung budaya transparansi perusahaan, keputusan untuk mempublikasikan hasil survey kesehatan budaya pupuk kaltim, juga dilakukan demi mengajak seluruh karyawan untuk memperbaiki kesehatan budaya perusahaan. Dan diharapkan dapat mendorong aktifitas perusahaan yang lebih baik ke depannya.
Dikatakan Direktur Sdm dan Umum Pupuk Kaltim Meizar Effendi, tingkat kesehatan budaya perusahaan penting untuk diketahui oleh seluruh karyawan, mengingat salah satu indikator penunjang kesehatan budaya perusahaan adalah tingkat kenyamaan seorang karyawan dalam bekerja.
“Untuk itu, melalui hasil survey ini diharap dapat mengetahui apa saja yang harus diperbaiki, guna menciptakan tingkat kesehatan budaya dan mendorong aktivitas perusahaan kearah yang lebih baik,” terangnya.
Sementara perwakilan Act Consulting Hasanuddin Toyib, sangat mengapresiasi pupuk kaltim yang sangat transparan akan hasil survey kesehatan budaya perusahaan kepada karyawan.
Pasalnya, banyak perusahaan besar yang justru memilih untuk tidak mempublikasikan tingkat kesehatan budaya perusahaan kepada karyawan, karena takut akan mempengaruhi kinerja karyawan.
“Melalui hasil survey kesehatan budaya perusahaan ini, diharapkan dapat menginspirasi karyawan pupuk kaltim untuk bekerja dengan lebih baik dan professional,” ungkapnya. (*)
Laporan: Sary & Aris
