Bontang. Walikota Bontang Neni Moerniaeni lakukan monitoring dan evaluasi harga sembako, di 3 pasar tradisional. Diantaranya pasar Citra Mas Loktuan, pasar Taman Telihan, dan Pasar Rawa Indah. Rabu pagi, 23 Mei 2018.
Monitoring didampingi Ketua Dprd Bontang Nursalam, Ketua Komisi 2 Ubayya Bengawan, dan anggota Dprd lainnya. Juga hadir Kapolres Bontang AKBP Siswanto Mukti, Plt Sekkot Artahnan Saidi, Tim Pemantau Inflasi Daerah, dan beberapa kepala OPD, Camat, dan Lurah di lingkungan Pemkot Bontang.
Hal ini menindaklanjuti kenaikan harga sejumlah komoditi bahan makanan, sejak awal Ramadan 1439 Hijriah. Seperti ayam potong, telur, bawang merah, dan sayuran.
Namun begitu kenaikan ini kata Walikota Neni, tidak sampai mengkhawatirkan dan meresahkan masyarakat. Serta berharap agar harga sembako yang ada saat ini tak lagi mengalami kenaikan.
Sejauh ini kata dia, belum perlu melakukan operasi pasar, karena hal itu bisa dilakukan saat terjadi lonjakan harga dan terjadi ketidakseimbangan harga.
“Tapi pemerintah tetap akan menggelar pasar murah, untuk meringankan beban masyarakat Bontang,” kata Walikota.
Sementara Kapolres AKBP Siswanto Mukti, mengatakan dalam monitoring ini pihaknya hanya melakukan pendampingan untuk mengetahui harga dan stok sembako di pasar tradisional Bontang.(*)
Laporan: Yuli | Nasrul
