Bontang. Mulai awal Maret 2018, Badan Pusat Statistik (BPS) Bontang akan menggelar Survei Sosial Ekonomi (Susenas) tahun 2018, dilaksanakan serentak secara nasional.
Dijelaskan Kepala BPS Bontang Basiran Suwandi, beberapa item yang didata dan dijadikan sampel Susesnas, berkaitan dengan kehidupan masyarakat. Seperti ekonomi, pendidikan, pengangguran, perumahan, dan berbagai bidang lainnya.
“Hal ini untuk mengetahui hasil keterbandingan antara susenas sebelumnya, dengan kondisi saat ini. Hasil itu akan menjadi indikator pelaksanaan program pemerintah kedepannya,” ujarnya.
Susesnas dilaksanakan dua kali setahun, bulan Maret dan September 2018. Survei pertama akan berisi sampel besar untuk menghasilkan data representatif tingkat Kabupaten/kota. Sementara periode September, dilaksanakan untuk ukuran sampel kecil representatif untuk estimasi provinsi dan nasional.
Persiapan Susenas diawali BPS melalui pelatihan 39 petugas yang akan melakukan pencacahan di lapangan akhir Januari 2018 lalu. Selanjutnya para petugas akan melakukan updating rumah tangga, pada wilayah sasaran pendataan atau blok sensus yang tersebar di 52 RT se-kota Bontang. Tiap blok sensus nantinya akan diambil 10 rumah tangga sebagai perwakilan.
Basiran pun berharap dukungan dan kerjasama masyarakat selaku responden, demi suksesnya pelaksanaan agenda tersebut.
“Hasil susenas akan diintegrasikan dengan riset kesehatan dasar, yang juga akan dilakukan dinas kesehatan pada tahun ini,” pungkasnya.(*)
Laporan: Mansur
