Bontang. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bontang memperkuat sinergi bersama Bankaltimtara Cabang Bontang untuk mengembangkan transaksi digital di sektor retribusi daerah. Dimana kedepannya akan diterapkan penggunaan alat U-Reader atau Electronic Money (UE) Reader berbasis QRISAlat.
Kepala Bapenda Bontang, Natalia Trisnawati, menjelaskan bahwa alat UE Reader ini pada dasarnya berfungsi sebagai alat pembayaran uang elektronik portabel (alat tap) untuk mempermudah masyarakat dalam membayar retribusi tanpa harus menggunakan uang tunai (cashless).
“Jadi UE Reader itu instilahnya alat uang elektronik untuk memberikan kemudahan di dalam pembayaran buat pengguna layanan kami. Contohnya seperti karcis parkir. Petugas mengeluarkan karcis, lalu pengguna tinggal membayar dengan melakukan tap atau scan QRIS. Ini sangat mempermudah,” ujar Natalia saat ditemui di kantornya, Rabu (20/5/2026).
Natalia menambahkan, keunggulan sistem ini adalah efisiensi dan transparansi anggaran, karena dana yang dibayarkan oleh masyarakat akan langsung masuk ke rekening kas daerah di Bankaltimtara.
Tidak hanya untuk internal Bapenda, pemanfaatan alat ini ditargetkan untuk seluruh Perangkat Daerah pemungut retribusi di Kota Bontang. Sebagai langkah awal, UE Reader siap digunakan untuk mendukung transaksi Retribusi Parkir di Pasar Rawa Indah Bontang agar lebih praktis, cepat, dan transparan.
Selain pasar, Bapenda juga tengah menyiapkan pengembangan alat ini untuk menyasar retribusi tempat wisata, salah satunya adalah tiket masuk kawasan wisata Bontang Kuala yang dikelola oleh Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Dispopar) Bontang.
Perwakilan Bankaltimtara, Gunawan, menyampaikan bahwa saat ini alat UE Reader untuk Retribusi Parkir sudah sepenuhnya siap digunakan. Sementara itu, untuk penerapan pada sistem tiket wisata, pihak bank masih melakukan penyesuaian parameter teknis.
“Untuk sistem tiket wisata saat ini proses pengembangannya sedang berjalan, dengan target penyelesaian kurang lebih dalam waktu dua minggu,” ungkap Gunawan dalam rapat koordinasi yang juga dihadiri oleh Kabid P3SIPD Bapenda Rini Wahyuni, Kasubag Sistem Informasi Pendapatan Daerah Yonny, dan tim teknis kedua belah pihak.
Selain inovasi UE Reader, dalam pertemuan tersebut Bankaltimtara juga melaporkan perluasan channel pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kota Bontang. Kini, masyarakat Bontang memiliki lebih banyak pilihan untuk melunasi kewajiban pajaknya. Selain lewat Bankaltimtara, pembayaran PBB saat ini sudah bisa diakses melalui aplikasi Livin’ by Mandiri, dan dalam waktu dekat akan segera diperluas melalui jaringan Bank BNI.
Melalui penguatan sinergi ini, Bapenda Bontang dan Bankaltimtara berharap digitalisasi sistem pembayaran daerah dapat terus berkembang pesat, sekaligus memberikan pelayanan yang lebih mudah, cepat, dan nyaman bagi seluruh warga Kota Bontang.



