Bontang. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bontang terus mengupayakan digitalisasi dalam tata kelola pemerintahan guna menciptakan sistem penarikan pajak yang lebih transparan sekaligus mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan publik. Langkah ini diwujudkan melalui kunjungan koordinasi strategis yang dipimpin langsung oleh Kepala Bapenda Kota Bontang, Natalia Trisnawati, ke Kantor Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Bontang, pada Kamis (11/6/2026).
Dalam kunjungan tersebut, Kepala Bapenda didampingi oleh Sekretaris Bapenda Syariful Rachman beserta tim teknis. Rombongan diterima langsung oleh Kepala DPMPTSP Kota Bontang, Muhammad Aspiannur, bersama jajaran pejabat fungsional dan struktural terkait.
Diskusi lintas sektor tersebut menitikberatkan pada penguatan integrasi sistem serta sinkronisasi data antarperangkat daerah. Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya membangun tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, responsif, dan berbasis teknologi.
Integrasi sistem ini dirancang untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat dan pelaku usaha di Kota Bontang. Melalui keterhubungan data antara sektor perizinan dan perpajakan, warga kini dapat menikmati proses pelayanan publik dan pengurusan izin yang jauh lebih cepat, tepat, dan transparan tanpa harus melalui birokrasi yang berbelit-belit. Selain itu, akurasi data ini juga memastikan pengelolaan pendapatan daerah menjadi lebih optimal untuk pembangunan kota.
Kepala Bapenda Kota Bontang, Natalia Trisnawati, menegaskan bahwa data merupakan aset strategis pemerintah yang pemanfaatannya harus bermuara pada kemudahan layanan bagi masyarakat.
“Ketika data terhubung, pelayanan menjadi lebih mudah, pengawasan lebih kuat, dan kebijakan yang dihasilkan akan semakin tepat sasaran,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa melalui koordinasi yang erat dengan pihak DPMPTSP, ekosistem data yang valid dan mutakhir dapat segera terwujud. Hal ini penting agar tidak ada potensi pendapatan daerah yang terlewat, sekaligus memberikan kepastian hukum bagi para wajib pajak.
Melalui komitmen bersama ini, Bapenda dan DPMPTSP Kota Bontang optimistis satu ekosistem data yang terintegrasi ini mampu menjadi fondasi pelayanan publik yang modern dan efisien. Muaranya, sistem yang teratur ini akan memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kualitas pelayanan yang berorientasi penuh pada kebutuhan masyarakat Kota Bontang.
