Pupuk Kaltim Bekali 30 UMKM Binaan dengan Bimtek Sertifikasi Halal untuk Perluas Akses Pasar

Bontang. PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Sertifikasi Halal bagi 30 pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) binaan di Gedung Diklat Pupuk Kaltim. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman mengenai regulasi, tata cara pendaftaran, hingga pendampingan proses sertifikasi halal agar produk UMKM memenuhi standar yang berlaku dan memiliki daya saing lebih tinggi di pasar.

Selama satu hari pelaksanaan, para peserta mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya sertifikasi halal bagi produk olahan maupun barang gunaan. Materi disampaikan oleh Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika (LPPOM) Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Kalimantan Timur, Sumarsongko.

Mewakili manajemen PT Pupuk Kaltim, Senior Vice President (SVP) Pemeliharaan Pupuk Kaltim, Wawan Ari Susanto, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan kapasitas UMKM binaan agar mampu memenuhi standar usaha yang semakin baik.

Menurutnya, sertifikasi halal bukan hanya menjadi bentuk kepatuhan terhadap regulasi, tetapi juga menjadi nilai tambah yang dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk yang dihasilkan.

“Melalui bimbingan teknis ini kami berharap UMKM binaan memiliki standar usaha yang semakin baik dengan tata kelola yang lebih profesional, sehingga mampu menghasilkan produk berkualitas dan dipercaya oleh masyarakat,” ujarnya.

Wawan menambahkan, peningkatan kualitas produk dan pengelolaan usaha menjadi faktor penting agar UMKM mampu berkembang dan bersaing di pasar yang semakin kompetitif, baik di tingkat lokal maupun nasional.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian, dan Perdagangan (DKUMPP) Kota Bontang, Eko Arisandi, mengapresiasi komitmen Pupuk Kaltim yang secara konsisten mendukung pengembangan UMKM di Kota Bontang.

Ia menilai pelaksanaan Bimtek Sertifikasi Halal menjadi langkah strategis untuk memperkuat daya saing produk lokal sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas bagi para pelaku usaha.

“Terima kasih kepada Pupuk Kaltim yang terus berkomitmen membina dan mengembangkan UMKM di Kota Bontang. Dengan adanya sertifikasi halal, produk yang dihasilkan tidak hanya memiliki jaminan kehalalan, tetapi juga lebih higienis, layak dikonsumsi, dan memiliki peluang yang lebih besar untuk menembus pasar yang lebih luas,” kata Eko.

Melalui kegiatan ini, Pupuk Kaltim berharap para UMKM binaan semakin siap memenuhi tuntutan pasar dan mampu meningkatkan nilai tambah produknya. Sertifikasi halal diharapkan menjadi salah satu modal penting bagi pelaku usaha untuk memperluas jaringan pemasaran sekaligus meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk-produk lokal Bontang.

Exit mobile version