Bontang. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bontang mengimbau masyarakat agar lebih peduli terhadap haknya saat menggunakan jasa parkir. Salah satu caranya dengan selalu meminta karcis resmi dari juru parkir setiap melakukan pembayaran.
Kepala Bapenda Bontang, Natalia Trisnawati, menegaskan bahwa karcis parkir merupakan instrumen penting untuk mengukur besaran pendapatan yang masuk ke kas pemerintah daerah.
Menurutnya, setiap pembayaran parkir seharusnya dilakukan secara resmi menggunakan karcis yang telah disahkan Bapenda. Dengan begitu, pendapatan dari sektor parkir dapat tercatat dan dikelola dengan baik untuk mendukung pembangunan daerah.
“Dari karcis yang terdata oleh Bapenda, kami bisa menghitung berapa sebenarnya pendapatan yang masuk ke pemerintah daerah. Itulah mengapa kami mengimbau masyarakat untuk selalu meminta karcis,” jelasnya.
Ia juga menyoroti fenomena parkir dengan tarif “seikhlasnya” yang masih kerap ditemukan di lapangan. Meski demikian, Natalia menyebut hal tersebut kembali pada kesadaran masyarakat sebagai pengguna jasa parkir.
Dijelaskannya, Bapenda memang tidak dapat mengawasi seluruh transaksi yang terjadi langsung antara masyarakat dan juru parkir di lapangan. Karena itu, pihaknya terus menggencarkan sosialisasi hingga ke tingkat RT agar masyarakat semakin memahami pentingnya pajak dan retribusi parkir sebagai salah satu sumber pendapatan daerah untuk pembangunan Kota Bontang.
Selain itu, Natalia meminta masyarakat lebih selektif saat membayar parkir dan memastikan lokasi parkir yang digunakan merupakan area resmi.
“Kepada masyarakat, tolong agar parkir di lokasi resmi. Bayar sesuai ketentuan, dan yang terpenting gunakan karcis resmi. Jika tidak ada karcis, tolong tidak diberikan pembayaran,” tegasnya.
Bapenda juga terus berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan (Dishub) untuk melakukan pembinaan terhadap juru parkir serta penertiban di sejumlah titik yang bukan merupakan lokasi parkir resmi namun dimanfaatkan untuk pungutan parkir.
“Kami sedang berkoordinasi dengan teman-teman Dishub untuk segera menertibkan parkir di tepi jalan umum. Kami minta dukungan masyarakat untuk tertib agar Kota Bontang tetap nyaman dan pendapatan daerah melalui retribusi maupun pajak parkir dapat terkelola dengan baik,” pungkasnya.
