Uncategorized  

Benahi Stadion Lang-lang, Pemkot Bontang Optimalkan Sektor Pariwisata

Bontang. Pemerintah Kota Bontang secara perlahan mulai beralih dari sektor minyak dan gas (migas) sebagai andalan utama pendapatan daerah, dengan optimalisasi potensi pariwisata.

Hal ini dilakukan sebagai upaya menyiapkan ekonomi daerah, pasca migas yang diprediksi akan terjadi dalam kurun waktu 30 tahun ke depan. Sejumlah langkah pun dilaksanakan, mulai perbaikan destinasi wisata hingga pembinaan pelaku ekonomi kreatif.

“Seluruhnya akan dibenahi pemerintah, guna menunjang sektor pariwisata menjadi lebih menarik, layak, dan ramah bagi wisatawan,” kata Walikota Bontang Neni Moerniaeni saat mengunjungi Stadion Bessai Berinta. Rabu, 5 September 2018.

Dikatakannya, seluruh sektor yang menunjang pariwisata harus dibenahi, agar wisatawan dapat melirik dan mengunjungi Bontang. Realisasi hal tersebut, Neni juga akan menata serta memperbaiki kondisi pelabuhan hingga realisasi bandara.

“Sektor ekonomi kreatif juga menjadi sasaran pemerintah kota, salah satunya para pelaku usaha di Stadion (Bessai Berinta) ini,” lanjut Neni.

Dikatakannya, sektor ekonomi kreatif harus lebih diperkuat, dan para pelaku ekonomi kreatif mampu lebih berinovasi untuk menghadirkan kesan yang bersih dan rapi. Khususnya para pedagang di stadion Bessai Berinta, dengan kondisi seadanya serta terkesan kumuh.

“Beberapa waktu lalu saya sempat menawarkan konsep secara permanen, tapi hingga saat ini konsep itu belum juga ada progresnya,” tandas Neni.

Konsep pembenahan ekonomi kreatif awalnya direncanakan Walikota Neni berlokasi di bagian belakang tribun Stadion Bessai Berinta. Namun lantaran sebagian lahan yang belum dibebaskan, maka pembenahan sementara difokuskan pada lokasi dagangan yang ada di samping lapangan.

“Lokasi berjualan ini rencananya akan dibuat menjadi 2 lantai. Lantai bawah digunakan tempat berjualan, dan lantai atas dijadikan tempat pameran,” pungkas Neni. (*)

 

Laporan: Faisal