Bontang. Pemangkasan anggaran diberbagai lini terus dilakukan Pemerintah Kota Bontang, dalam mengatasi permasalahan defisit anggaran pendapatan dan belanja daerah (Apbd) tahun 2016.
Setelah berbagai rasionalisasi anggaran program pada tiap Satuan Kerja Perangkat Daerah (Skpd), kini biaya operasional perawatan dan pembelian bahan bakar minyak (BBM) kendaraan plat merah sebagai salah satu fasilitas dinas jabatan, turut dihapus.
Disampaikan pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Aset (Dppka) Kota Bontang, Amiluddin, penghapusan anggaran biaya operasional dan BBM untuk kendaraan plat merah akan berjalan hingga kondisi keuangan daerah kembali stabil.
“ Langkah ini terpaksa dilakukan mengingat kondisi keuangan daerah saat ini. Sehingga kita lebih utamakan mana yang sangat prioritas terlebih dulu,” jelasnya.
Namun demikian, penghapusan biaya operasional dan BBM ini hanya diberlakukan kendaraan dinas pejabat dan mobil operasional dinas lainnya. Terkecuali kendaraan operasional yang bersifat publik, seperti bis antar jemput PNS, ambulance, truk pengangkut sampah, dan armada pemadam kebakaran.
“ Terkecuali bagi kendaraan yang tersebut diatas,” tambah Amiluddin. (*)
Laporan : Nia & Faisal
Editor : Maya Ch
