Bontang. Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Provinsi Kalimantan Timur bekerja sama dengan Pemerintah Kota Bontang menggelar kegiatan Intensifikasi dan Integrasi Pelayanan Keluarga Berencana dan Kesehatan Reproduksi (KBKR) di wilayah khusus. Kegiatan ini berlangsung pada Selasa, 8 Juli 2025, di pelataran Bontang Kuala.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari strategi percepatan capaian Program Bangga Kencana (Pembangunan Keluarga, Kependudukan, dan Keluarga Berencana), khususnya dalam menjangkau kelompok masyarakat yang tinggal di wilayah sulit akses seperti daerah pesisir, wilayah terpencil, dan kawasan padat penduduk di Kota Bontang.
Kepala Perwakilan BKKBN Kalimantan Timur, Nurizky Permana Jati, menegaskan bahwa integrasi pelayanan KBKR ini merupakan langkah konkret dalam mendukung pencapaian target nasional, yaitu menurunkan angka kelahiran serta meningkatkan kualitas hidup keluarga melalui pendekatan pelayanan yang terintegrasi.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa seluruh lapisan masyarakat, terutama yang berada di wilayah-wilayah khusus, mendapatkan akses yang setara terhadap pelayanan kesehatan reproduksi,” terangnya.
Sementara itu, Wali Kota Bontang, Neni Moerniaeni, menyampaikan apresiasi terhadap sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam upaya pembangunan keluarga yang tangguh dan sejahtera.
“Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya perencanaan keluarga serta mendorong partisipasi aktif dalam program KB,” ujarnya.
Dengan digelarnya kegiatan ini, BKKBN Kaltim dan Pemkot Bontang menunjukkan komitmen nyata dalam memperluas jangkauan pelayanan KBKR, terutama bagi masyarakat di wilayah dengan keterbatasan akses layanan kesehatan.
