Bupati Kukar Serahkan Bantuan Alsintan untuk Empat Kecamatan dan Teken Nota Kesepakatan dengan Kodim 0908/Bontang

Tenggarong. Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar) terus berkomitmen mendorong percepatan pembangunan sektor pertanian. Hal ini diwujudkan dengan penyerahan bantuan alat mesin pertanian (alsintan) oleh Bupati Kukar, Edi Damansyah, kepada empat kecamatan, yakni Marangkayu, Samboja, Tenggarong, dan Anggana. Kegiatan ini berlangsung di Balai Benih Induk (BBI) Desa Rempanga, Kecamatan Loa Kulu, Kutai Kartanegara.

Bantuan alsintan yang diserahkan meliputi traktor roda dua, rice transplanter atau mesin tanam padi, dan pompa irigasi. Bantuan ini merupakan bagian dari program nasional Brigade Pangan yang dicanangkan Kementerian Pertanian, guna mempercepat tercapainya swasembada pangan dalam kurun waktu tiga tahun atau hingga 2027.

Selain penyerahan alsintan, kegiatan tersebut juga dirangkai dengan penandatanganan nota kesepakatan antara Pemerintah Kabupaten Kutai Kartanegara dengan Komando Distrik Militer (Kodim) 0908/Bontang. Kesepakatan ini menjadi landasan sinergi dan kolaborasi dalam implementasi program Tentara Nasional Indonesia (TNI) untuk mendukung pembangunan daerah berkelanjutan di wilayah Kukar.

Bupati Edi Damansyah menyampaikan apresiasinya atas dukungan berbagai pihak dalam memperkuat program pertanian, khususnya melalui integrasi Program Optimalisasi Lahan (Oplah) secara nasional yang diselaraskan dengan program pembangunan pertanian di Kukar.

“Dengan keterlibatan TNI, khususnya Kodim 0908/Bontang yang wilayah teritorialnya mencakup Kecamatan Marangkayu, kami optimis sinergi ini akan memperkuat implementasi Program Oplah secara menyeluruh,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kolaborasi ini diharapkan dapat mempercepat pembangunan sektor pertanian dan bidang lainnya secara lebih efektif dan efisien, serta memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.

“Penyerahan bantuan ini tentunya memerlukan komitmen yang berkelanjutan. Pengembangan sektor pertanian harus menjadi pilar utama dalam perekonomian daerah, dengan implementasi berbagai program strategis dan kemitraan yang bertujuan meningkatkan produktivitas, kesejahteraan petani, serta mewujudkan ketahanan pangan yang berkesinambungan,” pungkasnya.

Writer: Fairuzz Abady